Suara Denpasar - Deputi CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat (PT PBB), Teddy Tjahjono mendukung program Naturalisasi Timnas Indonesia namun tetap melakukan pembinaan pemain muda.
Bukan tanpa alasan, Teddy Tjahjono mendukung program Naturalisasi karena program tersebut dapat memberikan dampak positif bagi persepakbolaan nasional, baik di level Tim Nasional maupun klub.
Dari tahun 2010, Persib Bandung sendiri terhitung telah menggunakan jasa pemain naturalisasi sebanyak 9 pemain yang terdiri dari Cristian Gonzales, Sergio Van Dijk, Kim Jeffrey Kurniawan, Raphael Maitimo, Victor Igbonefo, Esteban Vizcarra, Fabiano Da Rosa Beltrame, Marc Klok dan Ezra Walian.
Melansir laman Persib pada Jum'at (2/6/2023), Dari 9 pemain tersebut, hanya Cristian Gonzales yang direkrut Persib Bandung sebelum dinaturalisasi oleh Indonesia.
“Sejak 2010, kecuali Gonzales, semua pemain naturalisasi yang kami rekrut sudah menjadi WNI sebelum bergabung," ujar Teddy Tjahjono dikutip dari laman Persib.
Faktor utama Persib Bandung merekrut pemain naturalisasi adalah pengalaman yang dimiliki oleh pemain tersebut, sehingga menghadirkan dampak positif kepada pemain lokal.
"Dalam perekrutannya, kami mempertimbangkan kebutuhan tim, kemampuan pemain dibandingkan pemain lokal sehingga sehingga menghadirkan manfaat, terutama transfer ilmu dan pengalaman,” tambahnya.
CEO Persib Bandung mendukung program naturalisasi tanpa harus mengabaikan proses pembinaan. Sebab, sejauh ini Persib terus bekerja keras melahirkan banyak pemain muda binaan melalui Akademi dan Diklat Persib. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Persib Bandung Pasang Sosok Rp4,78 Miliar, Bobotoh: Kode?
-
Gagal Dinaturalisasi, Netizen Sebut Justin Hubner Menyesal Setelah Tahu Timnas Indonesia Bakal Main Kontra Argentina
-
Total 9 Pemain Naturalisasi Diborong Persib Bandung, Teddy Tjahjono Akui Dampak Positif, Ini Daftar Lengkapnya
-
Eks Persib Bandung, Hariono Bergabung ke PSIM Yogyakarta? Bobotoh Minta Kembali
-
Seleksi Timnas Indonesia U-16, PSSI Panggil 3 Pemain dari Akademi Persib
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan
-
Makan Siang Terakhir di Coban Gede: Keriangan 9 Pelajar SMKN 1 Gempol Berujung Tragedi
-
Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna: Teman Teduh Memeluk Kerapuhan
-
Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed
-
DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru
-
Kulkas Mini Paling Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Hemat Listrik dan Tempat
-
Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Studio DEEN Siap Garap Anime Baru Higurashi: When They Cry Setelah 20 Tahun
-
IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing