Suara Denpasar - Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun, Indramayu, Panji Gumilang kini makin membuat heboh publik usai pernyataan kontroversial nya tentang tak mempercayai hadist Nabi Muhammad SAW.
Kini ia membuat satu pernyataan kontroversial lagi dengan seruan untuk tidak usah mau meninggal dunia di tanah suci.
Menurutnya, tanah air Indonesia lebih suci daripada tanah suci di Makkah dan Madinah, Arab Saudi. Untuk itu, ia berseru agar tak usah memiliki keinginan untuk mati di tanah suci Makkah dan Madinah, cukup meninggal di Indonesia saja.
“Indonesia tanah suci, nggak usah mau mati di tanah suci yang jauh,” ujar Panji Gumilang dikutip Suara Denpasar dari akun Tiktok @ahyaraksara pada Jum’at, (2/6/2023).
Panji Gumilang berpendapat seperti itu didasarkan dari lagu Indonesia Raya Stanza ke 3. Namun sayangnya, ia membenturkan lirik lagu nasionalisme tersebut dengan keyakinan agama.
Menurut Tiktoker Pak Ndul, tanah di bumi itu semuanya suci, tanah di Indonesia pun tidak merupakan tanah yang najis. Pak Ndul meminta agar Panji Gumilang bisa membedakan ‘tanah suci’ dan ‘tanah yang suci’.
“Siapa juga mas yang mengatakan bahwa Indonesia itu najis, wong hakekatnya bumi ini suci. Bedakan tanah suci dengan tanah yang suci,” ujar Pak Ndul.
Ia menyayangkan bahwa Panji Gumilang tidak bisa membedakan antara konteks syariat ibadah dengan konteks kebangsaan. Ia menilai bahwa Panji Gumilang telah salah mengimplementasikan lagu Indonesia Raya stanza ke 3.
“Tanah Suci bagi umat Islam itu adalah Masjidil Haram dan itu adalah Makkah, tanah kelahiran Muhammad. Juga Madinah, dimana jasad mulia Rasulullah kembali dipeluk bumi. Disana Al-Qur’an diturunkan, disana agama Islam diwahyukan kepada nabi terakhir untuk umat akhir,” terangnya.
Baca Juga: Keok di Jabar dan Banten, Ganjar Pranowo Bobol Kandang Prabowo Subianto dan Anies Baswedan
“Tidak ada yang salah mas dengan lagu Indonesia Raya stanza 3,” ujarnya
“Bedakan konteks syariat ibadah dengan konteks kebangsaan, cinta tanah air, nasionalisme. Lirik lagunya bener tapi implementasinya salah,” tambah Pak Ndul.
Di akhir video, Pak Ndul menyebut bahwa pernyataan kontroversial dari Panji Gumilang itu memiliki tujuan yang batil, Ia menyarankan agar Panji Gumilang tidak menjadikan Lagu Indonesia Raya stanza 3 itu menjadi landasan syariat dalam beribadah. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Capres Anies Baswedan Pimpin Jihad Bersama Habib Rizieq, Siap Ratakan Ponpes Al Zaytun Pimpinan Panji Gumilang?
-
Khusus untuk Tono, Andre Taulany Sewa Satu Gerbong Kereta Wisata
-
Hina Nabi Muhammad, Pendeta Saifuddin Ibrahim Sebut Pendiri Pesantren Al Zaytun Sebagai Nabi yang Bersih
-
Klarifikasi Lucky Hakim Dituding Ikut Salam Yahudi di Ponpes Al-Zaytun
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Dari Upah Layak hingga Outsourcing, Ini 10 Tuntutan Buruh Kalbar di May Day
-
Harga Minyak Dunia Terus Menyala, Keputusan Trump di Selat Hormuz Makin Perburuk Kondisi
-
Arash Buana Ajak Belajar Terima Kehilangan Orang Terkasih Lewat April
-
Kesaksian Mencekam Pembina Pramuka MTsN 1 Bojonegoro Lihat Puluhan Anak Didiknya Diterjang Mobil
-
Xiaomi Siap Rilis Smart Band Anyar Bulan Ini: Layar Lebih Besar, Bodi Premium
-
1 Mei Hari Buruh, Ini Sejarah dan Tragedi di Baliknya
-
Jerit Histeris di Tengah Apel Pramuka: Saat Barisan Siswa MTsN 1 Bojonegoro Diterjang Mobil Proyek
-
Glorified Internships: Saat Magang Berubah Menjadi Perbudakan Modern
-
UMP Jogja Masih Rendah, Buruh Lelah Suarakan Kenaikan Upah dan Kesejahteraan saat May Day
-
Perayaan Hari Buruh di Monas bersama Presiden Prabowo