Suara Denpasar – Federasi sepak bola Indonesia atau PSSI bakal menunjuk direktur Timnas Indonesia baru yang berasal dari luar negeri.
Posisi direktur teknik ini dipersiapkan untuk menggantikan Indra Sjafri yang saat ini fokus menangani Timnas Indonesia U-23 menuju kualifikasi Piala Asia 2024 dan Asian Games.
Salah satu nama yang digadang-gadang akan dipilih Erick Thohir sebagai direktur teknik Timnas Indonesia adalah eks pelatih Jerman, yakni Joachim Low.
Joachim Low sendiri memang bukanlah pelatih kacangan. Ia sempat 14 tahun menjadi pelatih Timnas Jerman dan mengantarkan tim asuhannya lolos ke final Piala Eropa 2008 dan semifinal Piala Eropa 2012 dan 2016.
Sementara di Piala Dunia, Joachim Low juga pernah mengantarkan skuad Die Mannschaft ke semifinal Piala Dunia 2010 dan menjuarai Piala Dunia 2018.
Peluang PSSI untuk mendatangkan Joachim Low terbuka lebar, lantaran saat ini ia lowong setelah melepas jabatannya sebagai pelatih Timnas Jerman usai Euro 2021 silam.
Sederet prestasi di atas membuat Joachim Low kini dibayar mahal oleh Federasi Sepakbola Jerman (DFB).
Dilansir dari akun Instagram @galeri.sepakbola.indonesia, Senin (5/6/2023), PSSI juga nampaknya harus merogoh kocek dalam-dalam apabila benar-benar ingin mendatangkan Joachim Loew ke Indonesia.
Sebab, eks pelatih VfB Stuttgart ini memiliki rata-rata bayaran mencapai 5 juta dolar AS per tahunnya atau setara dengan Rp74,5 miliar.
Baca Juga: Ketum PAN Zulkifli Hasan: 'Ganjar Pranowo dan Prabowo Kalau Mau Menang Ambil Erick Thohir'
Di kontrak terbarunya bersama Timnas Jerman selepas Piala Dunia 2018 di Rusia kala itu, Joachim Low juga mendapat tawaran 3,9 juta dolar AS per tahun atau setara Rp58 miliar.
Nominal tersebut ternyata unggul lima kali lipat dari apa yang diterima Shin Tae-yong selama melatih Timnas Indonesia.
Seperti diketahui, saat ini, pelatih asal Korea Selatan itu menerima bayaran dari PSSI sebesar Rp1 juta dolar AS atau setara dengan Rp14,9 miliar per tahunnya.
Meski begitu, siapa pun yang nantinya dipilih Erick Thohir menjadi Direktur Teknik PSSI ke depan, diharapkan dapat membawa kejayaan bagi sepakbola Indonesia. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Jleb! Bintang Persib Marc Klok Dihujat Usai Jadi Model Fashion: Sia-Sia Negara Ini Naturalisasi
-
Tiket Indonesia Argentina Ludes dalam Sekejap, Banyak Suporter Kehabisan: Alhamdulilah Dapet Hikmahnya
-
Belum 20 Menit, Tiket Timnas Indonesia vs Argentina Langsung Sold, Ini Berbagai Komentar Lucu Netizen
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan
-
Mengapa Pengetahuan Masyarakat Adat Penting untuk Mengatasi Krisis Iklim?
-
4 Posisi Cermin di Rumah yang Bisa Datangkan Keberuntungan Menurut Feng Shui
-
Ulasan Novel Halte Alam Baka, Pertemuan di Batas Dua Dunia yang Mengharukan
-
Turki Tersingkir di Piala Dunia 2026, Arda Guler: Sedih dan Malu
-
MAPPA Umumkan Tiga Adaptasi Anime Baru, dari Komedi Gelap hingga Romansa
-
Tips Agar Bedak Tahan Lama Tanpa Pakai Foundation, Ini Rahasia dari Makeup Artist
-
Generasi Muda Dinilai Punya Peran Strategis Dorong Kebijakan Udara Bersih: Bagaimana Caranya?
-
Kisah Klabu: Berawal dari Obrolan Dua Ibu, Kini Hidupkan Literasi di Taman Kota Jagakarsa
-
Pernah Kalah dari Timnas Indonesia, Herve Renard Incar Kemenangan Lawan Jepang di Piala Dunia 2026