Suara Denpasar – Ketua Umum PSSI Erick Thohir beberapa waktu lalu memberikan sinyal akan mendatangkan sosok asal Jerman sebagai direktur teknik PSSI.
Posisi tersebut rencananya bakal menggantikan Indra Sjafri yang kekinian telah ditugaskan PSSI untuk fokus sebagai pelatih Timnas U-23 yang sebentar lagi akan berlaga di Piala Asia dan ASIAN Games.
Seiring dengan kabar tersebut, nama eks pelatih Jerman Joachim Loew kemudian muncul sebagai sosok yang digadang-gadang bakal ditunjuk PSSI.
Tak lama setelah itu, kini tercuat kabar jika PSSI sudah membayar Joachim Loew seharga Rp58 miliar sebagai direktur teknik yang bakal menggantikan Indra Sjafri di Timnas Indonesia.
Kabar ini diungkap kanal YouTube Garuda Muda melalui video teranyar yang dibagikan pada Selasa (7/6/2023).
“Berita Timnas! PSSI Membayar Rp58 Miliar untuk Merekrut Joachim Low sebagai Direktur Teknik!” begitu judul yang dicantumkan pada unggahan video tersebut.
Terpantau hingga Kamis (8/6), video berdurasi 4 menit 26 detik itu telah disaksikan lebih dari 4,1 ribu kali.
Namun, benarkah kabar tersebut?
CEK FAKTA:
Baca Juga: CEK FAKTA: Dua Pemain Persija Jakarta Tercoret dari Timnas Indonesia, Ini Penyebabnya?
Setelah disaksikan secara utuh, rupanya tayangan tersebut menyajikan informasi yang masih bersifat prediksi atau rumor belaka.
Dalam tayangan tersebut, narator menjelaskan bahwa rumor ketertarikan PSSI terhadap eks pelatih Jerman itu muncul setelah Ketua Umum PSSI Erick Thohir menunjuk Indra Sjafri sebagai pelatih Timnas U-23.
Sementara nominal miliaran tersebut hanyalah hitungan prediksi jika PSSI benar-benar ingin mendatangkan pria kelahiran 1992 tersebut.
Mengutip akun Instagram @galeri.sepakbola.indonesia, Loew yang sudah menukangi beberapa klub di Jerman, Turki dan Austria seperti VfB Stuttgart, Fenerbahce hingga Austria Vienna memiliki rata-rata bayaran mencapai 5 juta dolar AS per tahunnya atau setara dengan Rp74,5 miliar.
Di kontrak terakhirnya bersama Timnas Jerman selepas Piala Dunia 2018 di Rusia, Joachim Loew juga mendapat tawaran 3,9 juta dolar AS per tahun atau setara Rp58 miliar.
Dari situlah kemudian muncul prediksi nominal yang harus dibayar PSSI jika ingin mendatangkan Joachim sekurang-kurangnya senilai Rp58 miliar.
Maka dari itu, dapat dipastikan jika kabar PSSI yang disebut membayar Joachim Loew dengan harga Rp5,8 miliar sebagai dirtek baru Timnas Indonesia merupakan berita hoaks. (*)
Berita Terkait
-
Erick Thohir Tiba di Jerman, Pastikan Joachim Low Jadi Pengganti Indra Sjafri di Timnas Indonesia?
-
Lupakan Emil Audero, Indonesia Punya Cyrus Margono, Kiper Keturunan yang Sempat Dipantau Shin Tae-yong
-
CEK FAKTA: Lobi Tingkat Tinggi Erick Thohir Berhasil, Emil Audero Diproses Naturalisasi?
-
Gantikan Indra Sjafri, Eks Pelatih Jerman Joachim Loew Segera Gabung Timnas Indonesia? Erick Thohir Beri Sinyal Positif
-
CEK FAKTA: Direstui Sang Ayah! Emil Audero Sah Bela Timnas Indonesia Usai Dapat KTP Gratis
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123