Suara Denpasar - Inara Rusli tak gentar dengan laporan Tenri Ajeng ke polisi dalam kasus pencemaran nama baik. Dia bahkan menyinggung soal permintaan maaf setelah disomasi bukan karena tidak ada perselingkuhan Virgoun dengan Tenri Ajeng.
Diketahui, setelah mengunggah curhat perselingkuhan Virgoun dengan Tenri Ajeng lewat instagram pada 24 April 2023, Inara Rusli sempat disomasi pada 2 Mei 2023. Dua hari kemudian dia meminta maaf.
Pada saat itu, dia menyampaikan minta maaf karena permintaan Virgoun agar masalahnya bisa selesai, dan tidak berlanjut ke masalah hukum.
"Aku disuruh sama Virgoun untuk mediasi, minta maaf, biar cepat clear masalahnya," tandas Inara dalam podcast di kanal Youtube Curhat Bang Denny Sumargo dikutip Jumat (9/6/2023).
Namun, yang didapat adalah somasi dari Tenri Ajeng karena dianggap mencemarkan nama baik. Karena sudah disomasi, Inara kembali disuruh Virgoun untuk minta maaf.
"Kamu disuruh minta maaf karena memposting nama dia, karena menyeret nama dia?" tanya Denny Sumargo dalam podcast di kanal youtubenya.
Inara mengakui telah meminta maaf ke Taneri Ajeng. Dia menyatakan, permintaan maaf itu karena mempublikasikan foto surat pernyataan Virgoun selingkuh dan juga menyebut nama Tenri Ajeng sebagai selingkuhan suaminya.
"Aku minta maaf karena pemublikasian itu. Bukan karena aku bilang dia gak salah (jadi selingkuhan Virgoun, red)," tandasnya.
Meski sudah minta maaf, pada 5 Mei 2023 Inara dilaporkan ke polisi. Oleh kuasa hukum Tenri Ajeng permintaan maaf Inara kurang detail.
Baca Juga: Dilaporkan Tenri Ajeng ke Polisi Kasus Pencemaran Nama Baik, Inara Rusli: 'Sebaik Apa Sih Namanya?'
Setelah itu, Inara mengakui melaporkan balik Tenri Ajeng. Karena dia dianggap mencemarkan nama baik, mana Inara pun akan melakukan pembuktian terbalik dalam kasus perzinaan.
"Yang aku cari kebenaran. Gitu aja," tandasnya.
Bahkan, Inara mengaku punya bukti adanya perselingkuhan Virgoun dengan perempuan yang diduga Tenri Ajeng. (*)
Berita Terkait
-
Proses Cerai dengan Virgoun Berlanjut, Inara Rusli Tidak Ingin Anak Diasuh Bersama
-
Inara Rusli Ingin Beli 'Baju Dinas' Tuai Hujatan Netizen: Keliatan Aslinya!
-
Sindir Inara Rusli, Eva Manurung Pamer HP Baru Dibelikan Virgoun: Udah Nggak Ada Penghalang, Kalau Dulu...
-
Inara Rusli Tanggapi Tegas Sindiran Kakak Virgoun yang Memintanya Introspeksi
-
Ustaz Derry Sulaiman Bongkar Kelakuan Inara Rusli: Mengemis-Ngemis Pengin Balikan sama Virgoun
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali