Suara Denpasar - Dalam konten terbaru yang diposting melalui kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi pada (12/6), Kang Dedi mendatangi seorang petani yang sedang babat sawah di sekitaran wilayah Subang, Jawa Barat.
Petani itu diketahui bernama Ade Karsono (42), mengalami hambatan atau kesulitan untuk melakukan komunikasi verbal alias tuna wicara atau bisu.
Saat bertemu, Dedi Mulyadi mengajak Ade Karsono untuk berbincang-bincang. Karena Karsono bisu, dia hanya menggunakan bahasa isyarat.
"Kerjanya babat di sawah, saya pun tidak tahu namanya siapa," kata Dedi Mulyadi.
Mantan Bupati Purwakarta itu berkali-kali menanyakan nama Ade Karsono. Walau sudah dikasih tahu oleh petani lain yang ada di lokasi tersebut, Dedi Mulyadi masih terus menanyakan nama Ade Karsono.
"Ngaran saha ngaran, what is your name? Ngaran maneh saha? (nama kamu siapa)," tanya Dedi Mulyadi berkali-kali.
Karena percakapan mereka tidak nyambung, datang anak Ade Karsono untuk menjelaskan bahasa isyarat yang diisyaratkan ayahnya tersebut kepada Kang Dedi Mulyadi.
Kendati begitu, pada akhirnya Dedi Mulyadi mengapresiasi Ade Karsono. Dia mengatakan Ade Karsono orang yang sedikit bicara tetapi banyak bekerjanya.
"Ini saya baru ketemu sama dia, ternyata dia mah tidak pernah bicara, terus bekerja. Ini orang yang sedikit bicara banyak bekerja," puji Dedi Mulyadi di ending,
Akhirnya sebelum meninggalkan tempat itu, Dedi Mulyadi memberikan sejumlah uang kepada Ade Karsono dan seorang petani lainnya yang juga berada di tempat tersebut. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Ekshumasi Sutrimo Dipimpin dr Hastry dan dr Yudianto, Jasad Diperiksa hingga Bagian Dalam
-
Eks Kaesang Felicia Tissue Buktikan Move On Total, Ini Kabar Terbarunya dengan Calon Suami
-
Cara Download Logo Hari Pramuka 2026, Lengkap dengan Link Resminya
-
Bybit Resmi Ekspansi ke Indonesia usai Akuisisi Nobi, Incar 20% Pangsa Pasar Transaksi Kripto
-
Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan 2026 Jam Berapa? Simak Waktu Pelaksanaannya di Sini!
-
Uji Coba Tabung CNG 3 Kg Direncanakan Mulai Pekan Depan
-
Kota Jogja Siapkan Rp40 Miliar Angkut Sampah ke PSEL, Bantul Pastikan Warga Sekitar Tak Direlokasi
-
Niat Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan: Lengkap dengan Bacaan Latin, Arti, dan Jadwalnya di Tahun 2026
-
Misteri Kunci Hilang Terjawab: Sebulan Diincar, Mobil Avanza di Bandar Lampung Raib Digasak
-
Stop 'Pencet Setuju' Tanpa Baca! Inovasi Layanan Jadi Kunci Agar Kuota Internet Gak Hangus