Suara Denpasar - Arema FC baru-baru ini kedatangan kiper baru Adixi Lenzivio sebagai pengganti Adilson Maringa yang hengkang ke Bali United.
Hal itu dapat dilihat pada video ucapan selamat bergabung untuk Adixi Lenzivio yang diunggah pada akun official Arema FC di Instagram.
“Selamat Datang, Adixi, ayo bekerja keras untuk Singo Edan,” keterangan pada video unggahan di akun official Intagram Arema FC dikutip Suara Denpasar pada Kamis, 15 Juni 2023.
Unggahan tersebut lantas mendapat berbagai respon dari para fans. Ada yang mengkritik kebijakan perekrutan itu, ada pula yang justru mengapresiasi Adixi Lenzivio hingga disebut-sebut lebih hebat dari kiper Persija, Andrytany Ardhiyasa.
“Selera manager dan pelatih anehh” yo,” ujar @bobbyhariatmaji.
“Yang belum tau kiper ini, ini kiper kalo pinalti lebih jago dari Andritany Asli dah. Persija bangga punya keper kek Adixi, cuma di Persija kurang waktu bermain. Jadi semoga di Arema bisa menunjukan kemampuan terbaiknya. Salamsatujiwa,” ujar @kemalaziz10.
Lantas bagaimana sosok Adixi Lenzivio? Inilah ringkasannya dilansir dari Transfermarkt.
Adixi Lenzivio mengawali karir sepak bola dengan bergabung bersama klub pemuda Menteng FC. Ia lalu bisa berdebut di sepakbola profesional dengan masuk skuad Persija Jakarta pada musim 2010/2011.
Setelah 11 musim membela Macan Kemayoran, ia lalu berpindah ke klub PSMS Medan di musim 2022/2023. Hanya semusim di PSMS, ia kini resmi membela Arema FC untuk musim 2023/2024.
Selama karir profesionalnya, ia tercatat hanya 10 kali tampil di kompetisi resmi. Ia juga tercatat kebobolan 9 kali serta berhasil mencetak 4 kali clean sheet. Pertandingan terbanyaknya ada pada saat ia membela Persija musim 2021/2022 dengan 6 penampilan.
Berikut profil Adixi Lenzivio dilansir dari Transfermarkt:
Tanggal lahir: 29 Sep 1992
Tempat kelahiran: Bekasi Indonesia
Usia: 30
Tinggi: 1,72 m
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026