Suara Denpasar - Lagi-lagi Saddil Ramdani dirujak netizen gara-gara ia mengunggah Instastory menyindir pemain naturalisasi di Timnas Indonesia saat laga FIFA Match Day Juni Lalu.
Saddil Ramdani membuat sindiran pedas kepada para pemain naturalisasi yang sering dielu-elukan dan banjir pujian oleh Netizen, terutama saat pertandingan FIFA Match Day lawan Palestina dan Argentina.
Dikutip dari channel Youtube Liputan Timnas, Saddil melontarkan sindiran itu lewat unggahan Instastory di akun Instagram pribadinya @saddilramdanii.
Tak hanya menyinggung para pemain hasil naturalisasi, Saddil juga memberikan umpatan yang dinilai oleh netizen kurang pantas jika itu keluar dari seorang atlet nasional.
"Asal-asalan mainnya gocek mulu lah terus, kalau kita gak ningkatin kemampuan kita untuk hal seperti itu dan menambah kepercayaan diri kita, buat apa kita bermain dalam tuntutan kalian yang sok tau t*lol" tulis Saddil di Instastorynya.
Ia juga memberi pernyataan tegas agar cara pikir fans melihat timnas bisa berubah tidak cuma fokus ke pemain naturalisasi.
"Ubah dong cara pikir dan mindset kalian" lanjutnya.
Akibat ulahnya itu pemain sayap kiri Timnas ini dirujak habis-habisan oleh netizen yang kurang senang padanya.
Bahkan netizen memberi cap mantan pemain Persela Lamongan ini sebagai atlet dengan Bad Attitude atau berperilaku buruk.
Netizen yang julid padanya juga mengungkit kembali kasus penganiayaan yang pernah dilakukan kepada pacarnya beberapa waktu lalu.
"Ini pemain yang pernah mukul ceweknya ya, waktu di Persela" tulis akun @bimaru_ikim di kolom komentar Instagram Saddil Ramdani.
"Loh kok malah iri, tingkatin kelakuan lu sendiri dong, malah nyalahin pemain naturalisasi" kata akun @mujjieb18
"Beeh…kasar banget ngomongnya, kayak km doang yg jago maen bola" tulis akun @erwinrasta_jd
Diketahui kalau Saddil Ramdani pernah tersandung kasus pemukulan terhadap kekasihnya yang bernama Anugrah Sekar pada tahun 2020.
Karena kasus itu, ia terkena Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, Saddil juga terpaksa harus dicoret dari Daftar skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2018 yang saat itu dilatih oleh Bima Sakti. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Saddil Ramdani Sindir Soal Naturalisasi, Bima Sakti Dikabarkan Incar 3 Pemain Abroad Ini
-
CEK FAKTA: Dibuang Percuma! Ini Peringatan Keras Ketum PSSI Erick Thohir untuk Saddil Ramdani
-
Cek Fakta: Murka Erick Thohir Tak Terbendung, Saddil Ramdani Diusir Paksa dari Timnas Indonesia
-
Berbeda dengan Saddil Ramdani, Ini Alasan Bima Sakti Tanggapi Kritikan Warganet
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas