Suara Denpasar – Baru bergabung bersama Bali United beberapa hari lalu, Jefferson Assis sesumbar memasang target tinggi bersama tim barunya itu.
Jefferson yang didatangkan untuk menambah kekuatan lini serang Bali United mematok target menjadi mesin gol yang bisa diandalkan tim berjuluk Serdadu Tridatu itu.
Pernyataan Jefferson didukung dengan catatan impresifnya sebelum bergabung dengan Bali United.
Berkarier di Liga Malta membela Gzira United FC, Jefferson memiliki catatan gol yang cukung mengesankan. Ia mengemas 20 gol dan 5 assist dari 25 kali penampilannya di Liga Malta musim lalu.
Catatan impresif itulah yang menjadi motivasi penyerang berpaspor Brasil itu untuk tampil lebih gacor bersama Bali United.
“Tentu musim ini di Bali United, saya juga ingin mencetak gol. Itu tugas saya dan saya akan lakukan itu,” ucap Jefferson dilansir Suara Denpasar dari laman resmi klub, Jumat (7/7/2023).
Selain berambisi memenuhi target pribadinya, Jefferson juga ingin membawa Bali United kembali menjuarai kompetisi Liga 1.
Tak hanya menjuarai BRI Liga 1 musim 2023-2024, ia juga ingin membawa Bali United melangka lebih jauh di kompetisi antar klub Asia, Liga Champios Asia (LCA) 2023.
“Ya ini (Liga 1 dan LCA) kesempatan dan peluang yang bagus untuk berjuang. Bekerja keras menjalankan karier saya di sini,” tegasnya.
Bergabung bersama Bali United, Jefferson bereuni dengan rekan senegaranya seperti Adilson Maringa dan Eber Bessa juga Stefano Cugurra serta Marselo Pires yang juga berasal dari Brasil.
Hal itu dirasa Jefferson sangat membantunya untuk beradaptasi dengan tim.
“Ya, saya tahu mereka. Coach Teco (Stefano Cugurra) juga pelatih yang bagus dalam menjalankan tugasnya,” tandas Jefferson. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026