Suara Denpasar - Eks Persib Bandung Erwin Ramdani harus menerima sanksi tegas dari Komdis PSSI ketika memukul pemain Persikabo di laga pertama BRI Liga 1 2023/24 pada 3 Juli lalu.
Akibat dari kejadian itu, Erwin dikenakan sanksi dengan senilai Rp 10 juta hingga tidak boleh bermain di tiga laga bersama klub barunya saat ini, RANS Nusantara.
Pemain berusia 30 tahun itu pun beberkan kejadian sebenarnya saat insiden berlangsung.
Menurut Erwin, duel terjadi dengan salah satu pemain Persikabo di menit 90+. Lalu penyerang asal Bandung itu jatuh tersungkur hingga kedua kakinya mengalami kram.
Saat merasakan sakit itulah tiba-tiba salah satu pemain Persikabo menarik tangan Erwin dan dengan refleksnya langsung mendorong.
Menurut Erwin lagi, usai mendorong itu tidak ada gerakan tambahan apapun sebab ia kembali terjatuh karena kedua kakinya masih sakit.
Akibat sanksi dari PSSI yang dilarang bermain 3 laga bersama RANS Nusantara, Erwin merasa sangat terpukul dan kecewa.
"Ini adalah pukulan terberat bagi saya.. karena ini kartu merah pertama untuk karir saya," jelas Erwin dikutip dari akun Instagram @erwinramdani93 pada Kamis (13/7/2023).
Menurut pemain bernomor punggung 93 itu, larangan bermain selama 3 laga adalah tidak mudah. Sebab banyak pengorbanan untuk memperoleh kesempatan itu.
"Begitu pentingnya menit bermain bagi saya.. sebab itu tidak mudah. Banyak pengorbanan untuk memperolehnya usai saya merasakan betapa sulitnya mendapat menit bermain itu," tambah Erwin.
Namun atas insiden yang dialami itu, Erwin tetap menerima dengan lapang. Bahkan akan membuatnya menjadi lebih baik dan lebih kuat. (*/Dinda)
Tag
Berita Terkait
-
Eks Persija Komentari Rekrutmen Erwin Ramdani ke RANS Nusantara FC, Eks Persib Bandung Langsung Balas
-
4 Tahun Berseragam Persib Bandung, Erwin Ramdani Diresmikan RANS Nusantara FC
-
Gantikan Erwin Ramdani, Luis Milla Mantap Kontrak Pemain ke 2 Asal Spanyol di Persib Bandung, Slot Asing Segera Terpenuhi?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan
-
Kompak Desak Transparansi, Warga dan DPRD Hadang PSEL? Pemkot Bogor Tawarkan China sebagai Solusi