Suara Denpasar - Satu Suro yang merupakan awal pembuka bulan suro atau Muharram akan jatuh pada 19 Juli nanti. Bulan ini pun sering dianggap buruk dan pembawa petaka bagi sejumlah masyarakat. Tak heran, jika pada bulan tersebut banyak larangan yang diberlakukan.
Terkait anggapan itu, Ustadz Buya Yahya pun akhirnya turut memberikan pendapatnya. Dalam kanal Youtube Al Bahjah TV, Buya Yahya mengungkapkan bahwa Allah senang dengan hambanya yang berprasangka baik.
Ia juga menjelaskan kalau semua hari itu baik dan tidak ada hari yang buruk. Bahkan membawa petaka atau kesialan bagi umat manusia.
"Hari Allah itu semua baik, hari jelek hanya satu. Waktu Anda bermaksiat itu adalah hari jelek," jelas Buya Yahya.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa Muharam bukanlah bulan petaka. Bahkan, Muharram termasuk bulan yang dimuliakan.
"Bulan Allah ada 12, empat adalah bulan haram, di antaranya adalah bulan Muharram, bulan haram. Bulan yang dimuliakan, bukan bulan petaka," paparnya.
Disebutkannya, bulan haram memiliki arti bulan mulia dalam Islam. Pada bulan ini, Allah melarang manusia untuk melakukan hal yang dinilai haram.
Adapunbulan haram yang disebutkan oleh Buya Yahya di antaranya adalah Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.
Tak hanya itu, Buya Yahya juga menegaskan bahwa percaya jika Muharram adalah bulan petaka adalah bentuk suudzon kepada Allah.
"Bulan Muharram adalah bulan istimewa, lakukan puasa," lanjut Buya Yahya.
Puasa sunnah yang bisa dilakukan di antaranya puasa asyura pada tanggal 10 Muharram, puasa tasu'a di 9 Muharram, dan puasa ayyamul bidh di tanggal 13,14 dan 15 Muharram.
"Puasa 10 Muharram, kemudian ditambah tanggal sembilannya. Kalau nggak bisa tanggal 9, tanggal 11. Setelah itu ditambah apa? Akad nikah, hajatan, segala macam, nggak ada hari nahas. Selesai, putus itu. Hari baik itu semuanya," pungkas Buya Yahya.
Dari penjelasan yang diberikan oleh Buya Yahya bahwasanya anggapan mengenai bulan Suro merupakan bulan keramat dan buruk adalah tidak benar. Bahkan, menurut Buya Yahya, menganggap hal demikian pun tidak diperkenankan.
Bagaimanapun juga, Bulan Suro atau Muharam justru merupakan bulan mulia. tak lupa, Buya Yahya memberikan anjuran ada baiknya untuk berburu pahala di bulan ini dengan menjauhi hal buruk serta memperbanyak ibadah salah satunya dengan berpuasa. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Kejar Target Rp150 Triliun, Pemprov Banten 'Obral' Potensi Investasi di Lebak dan Pandeglang
-
Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak
-
Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua
-
Biar Lebih Tenang, Ini Cara Pastikan Aplikasi yang Kamu Pakai Aman
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Paling Banyak Dipakai di CFD Jakarta, Nomor 3 Lagi Naik Daun
-
KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!
-
Kasus Korupsi Jalan Mempawah Kian Memanas, KPK Panggil Kadis PUPR dan 5 ASN Sekaligus
-
Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga