Suara Denpasar - Sang mantan pelatih Persib Bandung Mario Gomez dikabarkan memohon-mohon untuk bisa gabung lagi ke klub bahkan ia sempat diusir dari Kota Bandung.
Kabar tersebut muncul setelah beredar video viral dengan judul "BARU TIBA DI BANDUNG LANGSUNG DITOLAK !! Pelatih Argentina Memohon Sujud Gabung Persib, Tapi Non Tipe". Video itu awalnya diunggah oleh akun Youtube Liganya Dagelan pada Sabtu (22/7/2023) dan sudah ditonton sebanyak 7,4 ribu kali.
Video yang berdurasi 2:23 menit itu pada bagian cover video terdapat foto yang menampilkan suasana siaran berita yang dipandu oleh seorang presenter yang sedang membawakan berita dan ada cuplikan gambar Mario Gomez sedang pamitan dengan banyak orang dan satunya lagi sedang di bandara.
Dalam thumnail video itu juga terdapat narasi teks yang bertuliskan "Pelatih Argentina di Usir Dari Bandung, Tiba di Kota Bandung Langsung Di Usir, Pelatih Argentina Menangis Ditolak ke Persib".
Lantas benarkah informasi pada video tersebut?
CEK FAKTA
Setelah dilakukan penelusuran ternyata tidak ditemukan fakta dan bukti jika mantan pelatih Persib Mario Gomez memohon-mohon untuk kembali melatih klub tersebut, apalagi sampai diusir dari Kota Bandung.
Dalam video hanya berisi tentang cuplikan foto dan video tentang masa-masa Mario Gomez yang pernah melatih Persib.
Narator dalam video hanya membacakan tentang berita tentang Mario Gomez yang mengunggah masa-masa nostalgia saat dia bergabung di Persib.
Baca Juga: Cek Fakta: Mario Gomez dan Matheus Pato Resmi Gabung ke Persib Bandung, Benarkah?
Faktanya, dilansir dari laman Persib Bandung sampai saat ini pihak Persib Bandung belum mengumumkan secara resmi siapa pelatih baru yang mengantikan Luis Milla.
Foto yang ditampilkan pada cover video juga tidak sesuai dengan isi video dan terindikasi hasil rekayasa atau editing.
Sementara itu dilansir dari laman transfermarkt Mario Gomez memang pernah menjadi pelatih Persib Bandung di era tahun 2017- 2018.
KESIMPULAN
Berdasarkan temuan diatas dapat disimpulkan kalau konten video tersebut adalah Tidak Benar alias HOAX. karena baik judul, foto cover dan isi video sama sekali tidak saling terkait.
Netizen diharapkan agar tetap waspada dan lebih bijak jika mendapat konte dan berita semacam ini. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Semua Pemain Mulai Hengkang! Alberto Rodriguez Tinggalkan Persib Setelah Diserang Supporter vs PSM Makassar?
-
Yaya Sunarya Coret Dua Pemain, Penggawa Timnas Indonesia Latihan Terpisah, Persib Bandung Tatap Persik Kediri
-
Cek Fakta: Balas Dendam ke Suporter, Park Hang-seo Tolak Persib Bandung, Media Vietnam Sindir Maung Bandung?
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte
-
Tiba-tiba Bersikap Aneh di Air Terjun Sembilan Putri: Remaja Pringsewu Ditemukan Hipotermia
-
Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang
-
Cara Cek NIK KTP Apakah Terdaftar Bansos Kemensos atau Tidak
-
5 Zodiak yang Diprediksi Beruntung Akhir Juni 2026, Rezeki Makin Melimpah
-
Laga Argentina vs Yordania: Saat Magis Lionel Messi Diuji Tembok Rapat 5 Bek
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik