Suara Denpasar - Dalam kompetisi BRI Liga 1 2023/2024, pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, menghadapi tantangan ketika salah satu pemain andalannya, Alwi Slamat, harus tinggalkan tim untuk mengikuti Piala Panglima.
Dilansir dari Suara, meskipun absennya Alwi dapat dianggap merugikan tim, Aji Santoso tetap menjaga optimisme dan menghadapi situasi ini dengan bijaksana.
Sama halnya dengan tim-tim Liga 1 lainnya, sebagian besar pemain yang berstatus anggota TNI dipanggil untuk bergabung kembali dengan kesatuannya demi mengikuti Piala Panglima.
Situasi ini tentu saja menjadi kendala bagi tim-tim Liga 1, termasuk Persebaya, karena harus melepas pemain andalannya untuk sementara waktu.
Pertandingan mendatang bagi Persebaya adalah menghadapi Persija Jakarta tanpa diperkuat oleh Alwi Slamat.
Pertandingan ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta. Meskipun harus kehilangan pemain penting seperti Alwi, Aji Santoso menyatakan bahwa absennya pemain ini tidak akan menjadi alasan bagi timnya untuk menyerah.
Meskipun Alwi terikat kontrak dengan klub, panggilan untuk mengikuti Piala Panglima adalah suatu kewajiban yang harus dihadapi oleh para pemain anggota TNI.
Aji juga menegaskan bahwa tidak hanya Alwi saja, banyak pemain di klub-klub Liga 1 lainnya yang menghadapi situasi serupa. Meskipun pemain andalan harus absen, Aji Santoso percaya bahwa kerja sama tim dan kolektivitas yang baik akan lebih penting daripada bergantung pada individu tertentu.
Meskipun dalam tiga pertandingan terakhir Persebaya belum meraih kemenangan, Aji Santoso meminta anak asuhnya untuk bermain lepas dan tampil enjoy menghadapi Persija.
Baca Juga: Duel Persija Vs Persebaya, Aji Santoso Sebut Anak Asuh Thomas Doll Tetap Bahaya Tanpa Marko Simic
Bermain di Stadion GBK dengan puluhan ribu penonton tentu menjadi tantangan tersendiri, namun Aji mendorong para pemainnya untuk tampil dengan semangat tinggi.
Sebagai persiapan menghadapi Persija, Aji Santoso sudah melakukan evaluasi terhadap performa tim dari lini belakang hingga lini depan. Meskipun Persija juga telah berubah dalam gaya permainan sejak dilatih oleh Thomas Doll, Aji tetap percaya bahwa Persebaya dapat tampil maksimal dan meraih kemenangan.
Dilansir dari laman resmi Persebaya, dalam persiapan menghadapi pertandingan ini, Toni Firmansyah, wonderkid Persebaya, mengungkapkan keinginannya untuk mengulangi momen kemenangan seperti pertandingan perdana melawan Persis Solo.
Toni bersama seluruh tim berkomitmen untuk berjuang mendapatkan tiga poin yang diharapkan.
Meskipun harus menghadapi kehilangan pemain andalan, optimisme dan semangat juang Aji Santoso serta kerjasama kolektif seluruh tim akan menjadi modal kuat bagi Persebaya untuk menghadapi Persija.(*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Review Petualangan Sherina: Nostalgia Masa Kecil yang Tak Lekang oleh Waktu
-
ASEAN Jadi Jalur Penanganan Asap Karhutla Kalimantan, RI Pilih Kerja Sama Ketimbang Saling Tuding
-
2 Rice Cooker untuk Membuat MPASI Bayi, Praktis dan Mudah Digunakan
-
Mirip Rezim Otoriter! Pembekuan Rekening Jadi Alat Tekan Gerakan Sipil
-
Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 1, Akhir dari Pencarian Horcrux!
-
Sekolah Bakal Digusur, Ratusan Murid SD di Batanghari Mengadu ke Presiden
-
Bedak Tabur vs Bedak Padat, Mana yang Lebih Aman untuk Touch Up Siang Hari?
-
Karhutla di Kawasan Tol Balikpapan-Samarinda, Penyebab Masih Diselidiki
-
81 Miles Uji 5G XLSMART dari Semarang hingga Yogyakarta, Target 88 Kota pada 2026
-
Kasus Marissa Anita, Saat Sebuah Foto Dibaca sebagai Simbol Kedekatan dengan Kekuasaan