Suara Denpasar - Pelatih Park Hang-seo terus menjadi perbincangan hangat dunia sepak bola sejak hengkangnya Luis Milla sebagai juru taktik Persib Bandung.
Pasalnya, pelatih asal Korea Selatan itu digadang-gadang jadi salah satu sosok yang diincar Persib Bandung untuk menggantikan posisi Luis Milla.
Namun, betapa mengejutkan ketika Persib Bandung justru malah meresmikan Bojan Hodak sebagai pelatih baru yang akan menahkodai skuad Pangeran Biru di BRI Liga 1 musim ini.
Hal ini lantas membuat publik bertanya-tanya alasan di balik penolakan Park Hang-seo sebagai pelatih Persib Bandung.
Baru-baru ini, media Vietnam yakni Daviet.vn membenarkan terkait adanya penawaran yang diberikan Persib Bandung. Selain itu, dibongkar pula alasan Park Hang-seo menolak tawaran menggiurkan tersebut.
Lewat sebuah artikel Daviet.vn yang diunggah pada Jumat (28/7/2023), terungkap bahwa Park Hang-seo bukan hanya Persib Bandung yang menginginkan jasanya, tetapi juga PSSI sama-sama pernah melobi juru taktik asal Korea Selatan itu dengan gaji yang fantastis.
Namun kedua tawaran menggiurkan dari Indonesia itu ditolak secara mentah-mentah oleh sang pelatih.
"Seperti diungkap jurnalis Minh Hai, Pelatih Park Hang-seo sudah dua kali menolak tawaran dengan gaji besar dari Indonesia,"
"Pertama kali ketika Federasi Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengundang ahli strategi Korea untuk memimpin tim Indonesia dengan gaji hingga 1,5 juta USD/tahun (setara dengan 34,685 miliar VND/tahun), hampir 3 kali lebih tinggi dari gaji yang diterima Tuan Park di tim nasional Vietnam,"
"Setelah itu, Klub Persib Bandung mengundang Coach Park Hang-seo dengan pendapatan 22,5 miliar VND/tahun. Namun, pemimpin militer berusia 65 tahun itu menolak mentah-mentah," tulis media Vietnam tersebut, sebagaimana dikutip Suara Denpasar, Senin (31/7/2023).
Lebih lanjut, media Vietnam itu kemudian membeberkan alasan di balik penolakan yang dilakukan Park Hang-seo.
Tawaran dari PSSI ditolak karena masalah keluarga. Sementara tawaran dari Persib ditolak karena sang pelatih ingin fokus mengembangkan akademi sepak bola di Vietnam.
"Untuk pertama kalinya, dia tidak menerima PSSI karena alasan keluarga. Untuk kedua kalinya, dia memberikan alasan ingin fokus mengembangkan akademi sepakbola di Vietnam," kata Media Vietnam tersebut. (*)
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Sudah Tiba di Indonesia, Park Hang Seo Siap Melatih Bersama Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong, Benarkah?
-
Cek Fakta: Gegara Coret 4 Pemain Diaspora, Erick Thohir Ngamuk Pecat Bima Sakti, Timnas Indonesia U-17 Local Pride
-
Cek Fakta: Layak di Piala Dunia! Timnas Indonesia U-17 Berhasil Permalukan Tuan Rumah Qatar Bawa 3 Poin?
-
5 Pemain Abroad Absen Bela Timnas Indonesia di Piala AFF, Marselino Ferdinan Hingga Pratama Arhan, Shin Tae Yong Pusing
-
Cek Fakta: Strategi PSSI Duetkan Dennis Wise dan Bima Sakti di Timnas Indonesia U-17 Buat Iri Jepang dan Jerman
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Hasto Kritik TNI-Polri Ikut Awasi Pajak: Penyalahgunaan Kekuasaan
-
3 Lipstik Inez yang Halal dan Tahan Lama, Warnanya Intens dan Tak Bikin Bibir Kusam
-
Fenomena Gaji Numpang Lewat: Gaya Hidup dan Tekanan Sosial yang Bikin Boros
-
Spesifikasi Kapal Induk Tua Italia ITS Giuseppe Garibaldi: Dipensiunkan Sejak 1971
-
Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos
-
Marko Simic Ternyata Punya Peran Besar di Balik Kedatangan 2 Pemain Asing Persija
-
Satgas Percepat Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan hingga 2028
-
Prabowo dan Obsesi MBG: Mengapa Kemajuan Negara Diukur dari Perut Rakyat?
-
FIFA Selidiki Insiden Kericuhan Pascalaga Final, Sejumlah Pemain Argentina Terancam Sanksi
-
Sudah Berusia 40 Tahun, Kapal Induk Italia Dinilai Tak Cocok Untuk Pertahanan RI