Suara Denpasar – Baru-baru ini public tanah air diramaikan dengan pemberitaan anak Pinkan Mambo yang berinisial MA mengaku dirinya pernah dilecehkan oleh ayah tirinya.
Ramainya pemberitaan tersebut, membuat sang ibu, Pinkan Mambo angkat bicara mengenai pengakuan anak kandungnya tersebut.
Dikitip Suara Denpasar dari akun media sosial Instagram @pembasmi.kehaluan. reall, Pinkan Mambo mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui hal yang terjadi pada anak kandungnya itu.
“Beda itu ceritanya. Kalau itu aku gak tau itu, kalau itu yang pertama-tama terus kejadian lagi. Kejadian lagi tu terakhir-terakhirnya, dia (MA) takut dia bilang. Ya kalau takut masuk kamar, kunci kamar aku bilang,” ucap Pinkan Mambo dikutip Suara Denpasar dari Instagram @drama.kehaluan.reall pada Senin, (31/7/2023).
Selanjutnya, Pinkan Mambo mengatakan kepada anaknya kalau merasa takut harus masuk ke kamar dan mengunci kamarnya dikarenakan dirinya harus bekerja untuk mencari uang dan tidak mungkin mengurus hal yang seperti itu.
“Ya kalau takut masuk kamar, kunci kamar. Karena mami kan harus kerja aku bilang. Harus kerja keluar rumah. Yaudah kalau aku harus kerja ke luar rumah ya kamu harus masuk, masuk dan kunci karena saya kan harus cari uang. Gak mungkin dong saya ngurus yang begituan, anak saya mau makan apa susunya,” tambahnya.
Lebih lanjut, wanita berusia 42 tahun ini juga mengatakan bahwa hal tersebut tidak mungkin terjadi kepada anaknya. Pasalnya pada waktu itu Pinkan Mambo memiliki 5 orang asisten rumah tangga yang bekerja di rumahnya.
“Saya kerja keluar rumah beli baju jual baju segala macem. Ya kunci kamar, eh pas saya pulang ngapain dia (MA) ada di kamar saya. Kan logikanya kalau orang ketakutan ngapain dikamar aku. Dia bilang enggak ada amba (Art) loh mbak nya banyak, mbak nya ada lima waktu itu banyak banget mbak nya. Pada kemana mbak nya?, kecuali gak ada mbak gak ada yang jagain anak kecil,” tuturnya.(Rizal/*)
Baca Juga: Kecewa Sanksi Komdis PSSI, CEO PSIS Semarang: Tidak Ada Atribut
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
DPRD DKI: Raperda Sistem Pangan Solusi Food Waste Jakarta
-
Wudu tanpa Berkumur saat Puasa, Sah atau Tidak? Ternyata Begini Hukumnya
-
Emas Antam Tiba-tiba Anjlok Tajam, Tapi Masih Dibanderol Rp 3 Juta/Gram
-
5 Rekomendasi Brand Baju Koko Terbaik untuk Lebaran 2026, Produk Lokal Harga Terjangkau
-
Petani Terancam, Wacana Pembatasan Tar-Nikotin Dinilai Bisa Ganggu Serapan Hasil Panen
-
Jelang Akad Nikah, Pihak KUA Bocorkan Mahar Virgoun untuk Lindi Fitriyana
-
Polda DIY Bantah Gunakan Gas Air Mata Saat Bubarkan Massa, Sebut Suara Ledakan dari...
-
Bek FC Emmen Bisa Langsung Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi untuk FIFA Series 2026
-
Menanti Sihir John Herdman, Timnas Indonesia Hadapi 3 Tim dengan Karakter Berbeda di FIFA Series
-
Giliran 3 ASN Pemprov Riau Diperiksa di Kasus Korupsi Flyover Simpang SKA