Suara Denpasar - 38 Ketua DPD I Partai Golkar panggil Airlangga Hartarto untuk melakukan pertemuan di Nusa Dua, Bali pada Minggu, (30/7/2023), malam.
Salah satu pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah soal isu Musyawara Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar yang sebelumnya sempat disinggung oleh kader Golkar Bahlil Lahadalia.
Sebelumnya Bahlil Lahadalia menyebutkan bahwa Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto tidak mampu mendobrak elektabilitas partai sehingga sampai saat ini partai berlambang pohon Beringin itu hanya 6 persen. Karena itu perlu diadakan Munaslub.
Terkait isu Munaslub tersebut, ketua-ketua DPD 1 Partai Golkar memanggil Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto untuk memastikan bahwa 38 DPD I Partai Golkar masih bersama Airlangga Hartarto.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPD I Partai Golkar Bali, I Nyoman Sugawa Korry usai pertemuan tersebut.
Sugawa Korry mengatakan 38 DPD I Partai Golkar 100 persen menolak adanya wacana Munaslub. Dia menjelaskan Munaslub dapat terjadi apabila ada kesepakatan 2/3 dari total 38 DPD I Golkar di seluruh Indonesia.
Sementara yang terjadi saat ini mereka 100 persen menolak adanya Munaslub sebagaimana yang diwacanakan.
"Sehingga jauh kemungkinan (Munaslub) kan syaratnya (Quorum) minimal 2/3 persen kan, ini 100 persen (menolak Munaslub)," kata Sugawa Korry kepada wisatawan, Minggu (30/7/2023).
Sugawa Korry menjelaskan pertemuan itu diinisiasi oleh DPD I Partai Golkar. Mereka merasa terpanggil untuk bersama-bersama menyikapi wacana Munaslub tersebut.
"Kami kan terusik dengan adanya wacana Munaslub itu, DPD-DPP I terusik, merasa terpanggil kemudian kami saling berkomunikasi yang akhirnya kita bersama-sama meminta bertemu dengan Ketua Umum dan DPP."
"Jadi inisiator pertemuan ini adalah DPD I yang terusik, terpanggil untuk membela partai ini ketika diusik oleh pihak lain," tegasnya.(Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
7 Lip Balm dengan SPF untuk Bibir Gelap dan Kering, Jadi Lembap Seharian
-
Timnas Indonesia U-17 Bisa Segel Tiket ke Piala Dunia, Ini Hitung-hitungannya
-
Tak Disangka, Ucapan Sang Anak Jadi Pemicu Nikita Willy Putuskan Berhijab di Ramadan 2026
-
Resmi Dibuka! Ini Panduan Lengkap dan Jadwal SPMB Makassar 2026, Wajib Tahu Agar Tidak Terlewat
-
Stadion Etihad Ganti Nama Jelang Manchester City vs Brentford, Kenapa?
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Penjual Tempe Probolinggo Tak Berdaya Motornya Dirampas Begal Bercelurit
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Penyebab Harga BBRI Melesat Hari Ini, Sahamnya Diprediksi Rebound Tinggi