Suara Denpasar - Batalnya gelaran Piala Dunia FIFA U-20 di Indonesia telah menimbulkan dampak signifikan pada elektabilitas calon presiden (Capres) Ganjar Pranowo.
Hasil survei dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang dilakukan oleh Denny Ja pada periode 30 Mei hingga 12 Juni 2023 menunjukkan bahwa elektabilitas Ganjar Pranowo mengalami penurunan, sementara rivalnya, Prabowo Subianto, mengalami peningkatan elektabilitas.
Menurut survei LSI, dalam head to head antara Prabowo dan Ganjar, Prabowo mendapatkan dukungan sebesar 52%, sementara Ganjar Pranowo hanya memperoleh dukungan sebesar 41,6% dari responden.
Trend elektabilitas keduanya sejak awal tahun 2023 hingga Juli 2023 juga menunjukkan Prabowo mengalami peningkatan, sementara Ganjar Pranowo mengalami penurunan.
Batalnya Piala Dunia FIFA U-20 sebagai salah satu faktor yang menyebabkan penurunan elektabilitas Ganjar.
FIFA secara resmi mencoret Indonesia dari daftar tuan rumah Piala Dunia U-20 karena penolakan Ganjar terhadap timnas Israel yang hendak bermain di Indonesia.
Ganjar menyatakan penolakan tersebut sebagai bentuk dukungannya terhadap kemerdekaan Palestina dan memegang teguh amanat Bung Karno terkait isu tersebut. Meski demikian, penolakan tersebut telah menimbulkan kontroversi dan kekecewaan di kalangan publik, termasuk netizen.
Blunder-blunder lainnya juga menjadi faktor lain yang turut mempengaruhi elektabilitas Ganjar. Seperti wawancara yang menyebutkan tentang menonton video porno dan sebutan sebagai petugas partai oleh Megawati, hal ini dapat menyebabkan citra Ganjar menjadi tercoreng di mata publik dan berdampak pada tingkat kepercayaan masyarakat terhadapnya sebagai seorang pemimpin potensial.
Selain itu, survei juga menunjukkan bahwa Prabowo memiliki keunggulan di kalangan pemilih muslim dengan dukungan mencapai 54,7%, sedangkan Ganjar hanya memperoleh dukungan sebesar 38,9%.
Baca Juga: Cek Fakta: Park Hang-seo Resmi Ditunjuk sebagai Direktur Teknik Timnas Indonesia
Suara dukungan kepada Prabowo unggul di wilayah Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, Sumatera, Indonesia Tengah, Bali, NTB, dan NTT, sedangkan Ganjar unggul di wilayah Jawa Tengah, Jakarta, dan Indonesia Timur.
Perlu dicatat bahwa survei ini dilakukan menggunakan metode wawancara tatap muka dengan jumlah responden sebanyak 1200 orang. Margin of error sebesar 2,9% mengindikasikan bahwa data yang diperoleh mewakili kondisi masyarakat secara keseluruhan dengan tingkat kepercayaan tertentu.(*/Rizal)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
RAM 16GB di Harga 4 Jutaan? Intip 5 Laptop Kejutan untuk Lebaran 2026 Ini!
-
Pelabuhan Merak Padat, 75 Ribu Pemudik Menyeberang ke Sumatera
-
Mudik Lebaran 2026, Skema One Way Nasional Diberlakukan di Tol Trans Jawa
-
Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer
-
Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban
-
FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Jelang Nyepi, Bandara Ngurah Rai Dipadati Puluhan Ribu Penumpang
-
Kritik Tradisi Stop Tadarus di Akhir Ramadan: Masjid Jadi Sepi Setelah Khatam Al-Qur'an