Suara Denpasar – Shin Tae Yong selaku pelatih Timnas Indonesia senior tengah mempersiapkan laga-laga besar tim yang diasuhnya.
Salah satu laga yang akan dihadapi skuad garuda adalah kualifikasi Piala Dunia 2026. Di balik hal itu, Coach Shin Tae Yong ternyata tengah melakukan suatu hal demi perubahan untuk Timnas Indonesia.
Perubahan yang dimaksud adalah perubahan karakter pemain yang akan membela skuad garuda, hal itu dilakukannya dengan cara menciptakan regulasi yang baru.
Dilansir dari bolatimes.com, sosok yang akrab dipanggil Coach STY itu melakukan tindakan tegas dengan menciptakan regulasi baru.
Regulasi baru yang dimaksud itu salah satunya adalah tentang kedisiplinan, apabila pemain melanggar, maka akan dicoret dari daftar pemain skuad garuda.
“Semua harus keras di awal ya. Kenapa pelatih harus melakukan seperti itu? ya karena sebelumnya belum pernah ada regulasi yang jelas,” ucapnya dalam salah satu konten podcast Denny Sumargo, dikutip Suara Denpasar dari bolatimes.com pada Senin, (31/7/2023).
“Jadi mau diadakan regulasi jelas, biar bisa ada pengaruh baik sampai ke pertandingan nanti,” lanjutnya.
Selain regulasi tentang kedisiplinan, Shin Tae Yong juga membahas soal attitude pemain merupakan kunci.
Pelatih asal Korea Selatan itu menyampaikan bahwa sebelum menjadi pemain sepakbola, seseorang harus menjadi manusia dengan saling menghargai.
“Sebelum jadi pemain bola kita harus menjadi manusia dulu, harus sama-sama menghargai,” jelasnya.
Shin Tae Yong kemudian menegaskan bahwa semua pemain harus jadi manusia yang baik sebelum berbicara sepakbola.
“Sebelum kita membicarakan bola, kita harus menjadi manusia yang baik,” tegasnya. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta