Suara Denpasar – Beredar kabar Ricky Kambuaya diberhentikan dari sepakbola dan dicap sebagai pemain kampungan.
Kabar tersebut menarasikan bahwa gelandang Dewa United tersebut diberhentikan usai insiden keributan usai klub-nya melawan Bali United, benarkah?
Berita itu disebarkan oleh kanal YouTube LIGANYA DAGELAN dengan video berjudul ‘Ngamuk Hajar Pemain Bali United!! Ricky Kambuaya Diberhentikan dari Sepakbola, Dicap Pemain Kampung,” dilansir Suara Denpasar pada Rabu, (2/8/2023).
Video itu diunggah dengan durasi 2 menit 26 detik pada 30 Juli 2023 dan sudah ditonton 79 ribu kali sampai saat ini.
Tim Suara Denpasar melakukan penelusuran mendalam terkait video yang beredar itu, berikut ini hasil cek faktanya.
CEK FAKTA
Setelah diputar, video itu menampilkan cuplikan video insiden kericuhan atau keributan antara Ricky dengan official Bali United.
Namun hingga akhir video tidak dijelaskan dan tidak ditunjukan bukti bahwa pemain tersebut diberhentikan dari sepakbola usai kericuhan itu.
Sang narator dalam video itu hanya menuyampaikan bahwa ada netizen yang meminta Ricky diberhentikan dari sepakbola, namun informasi itu juga tidak dibarengi dengan bukti.
“Banyak netizen yang meminta Ricky Kambuaya dikeluaran dari sepakbola, mereka menilai dia sebagai pemain kampungan,”.
Dilihat dari situs resmi pssi.org, akun instagram resmi PSSI, yaitu @pssi, tidak ditemukan informasi gelandang Dewa United itu diberhentikan dari sepakbola.
Faktanya, dilihat dari transfermarkt.com, Ricky Kambuaya masih aktif sebagai pemain Dewa United dan tidak dikeluarkan dari sepakbola.
Ricky Kambuaya juga dikabarkan telah meminta maaf kepada pihak Bali United usai insiden kericuhan itu dilerai oleh pihak keamanan, dikutip dari Suara.com.
KESIMPULAN
Berita miring tentang Ricky Kambuaya itu dapat dipastikan sebagai berita hoax lantaran tidak sesuai dengan fakta yang ditemukan. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Ngamuk Hajar Pemain Bali United! Ricky Kambuaya Menangis Diberhentikan dari Sepak Bola?
-
Gegara Bikin Ribut di Kandang Bali United, Ricky Kambuaya Disebut Cocok Main di Liga Tarkam; Pantas Tak Dipanggil Shin Tae Yong
-
Ricky Kambuaya Pulang Kampung ke Persib Bandung Tapi Pakai Jersey Dewa United FC
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
8 Rekomendasi Serial Netflix April 2026, Ada Spin-off Stranger Things
-
Timnas Irak Lolos ke Piala Dunia 2026, Pelatih Persib Angkat Topi untuk Anak Asuhannya
-
Riyadus Shalihin: Teduhnya Oase Spiritual di Tengah Hiruk-Pikuk Dunia
-
Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Komnas HAM Desak TNI Buka Identitas Pelaku
-
Ucapan Noni Belanda di Forum Elite, Gubernur Kaltim Kembali Jadi Sorotan: Citra Menggeser Program?
-
7 HP Samsung Galaxy Seri A Sudah Tahan Air dan Harga Mulai dari Rp3 Jutaan
-
Misteri di Balik Kamar Vila Garut: Rohaimin Berpulang dalam Sunyi, Uang Rp15 Juta Masih Utuh
-
Kilas Balik Lini Belakang Timnas Indonesia di2Laga FIFA Series 2026, Solid Tak Terbantahkan
-
30 Kode Redeem FF 1 April 2026, Klaim Voucher Gratis dan Tunggu Kehadiran Gintama
-
Sinopsis Born Guilty, Park Seo Joon Jadi Penjahat Misterius di Drakor Noir Baru Disney+