Suara Denpasar – Taktik yang diterapkan oleh pelatih baru Persib Bandung, Bojan Hodak menjadi sorotan saat pertandingan Persib Bandung lawan Bali United tanggal 3 Agustus 2023.
Pemain Persib punya harapan besar untuk menang lantaran mendapat pelatih yang baru, sayangnya pertandingan berakhir dengan skor imbang 0-0. Sebagai pengganti dari pelatih sebelumnya, Luis Milla, Hodak memiliki tantangan besar untuk membawa Persib Bandung kembali ke jalur kemenangan.
Dilansir dari kanal YouTube Tommy Desky, Hodak dikenal dengan pendekatannya yang cenderung konservatif dan dianggap monoton oleh beberapa pengamat sepak bola Malaysia.
Pada pertandingan melawan Bali United, Hodak mencoba menerapkan offside trap, sebuah taktik yang sering digunakan di liga tetangga dan klub yang pernah dilatih sebelumnya.
Namun, tampaknya taktik ini tidak efektif dalam mengatasi permainan tim lawan. Diduga bahwa Bali United berhasil memahami dan membaca taktik yang dijalankan oleh Persib Bandung, sehingga mereka mampu mengatasi ancaman tersebut.
Taktik offside trap yang dijalankan oleh Persib diduga berhasil dibaca oleh tiga pemain tengah dari Bali United.
Hal ini menyebabkan opsi serangan Persib menjadi terbatas, dan tim cenderung memilih untuk melakukan serangan langsung atau menggunakan umpan-umpan diagonal ke sektor sayap guna menembus pertahanan Bali United.
Dalam grafis taktikal, Persib Bandung menggunakan formasi 1-4-2-3-1 dengan beberapa pemain kunci seperti Alberto Rodriguez dan Edo Febriansyah di posisi belakang dan tengah.
Meskipun ada beberapa kritikan terhadap penampilan Alberto Rodriguez, ada usaha keras dari pemain Persib untuk menciptakan peluang gol.
Di sektor tengah, Persib Bandung dan Bali United sama-sama memiliki peran pemain tengah yang kuat. Beberapa pemain seperti Dedi Kusnandar, Sidik Saimima (Bali United), dan Ezra Walian melakukan pekerjaan luar biasa dalam menjaga pergerakan lawan dan membantu mendistribusikan bola.
Meskipun ada beberapa peluang dari dua tim selama transisi, kedua tim kurang efektif dalam menyelesaikan peluang ke gawang lawan. Pertahanan Persib juga terlihat lebih solid daripada pertandingan sebelumnya, tetapi di sisi depan, mereka masih perlu meningkatkan efektivitas dalam menyelesaikan peluang gol. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Kecewa Gagal Amankan Tiga Poin di Kandang, Wonderkid Persib Bandung Siap Perbaiki Kekurangan
-
Gagal Bawa Persib Bandung Akhiri Rekor Buruk dari Lawan, Bojan Hodak Justru Dapat Hasil Positif
-
Persib Bandung Punya Bayangan Buruk Kontra Bali United, Eks Timnas Indonesia Ini Tak Gentar dan Punya Motivasi Lebih
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring