Suara Denpasar - Polemik terkait Jakarta International Stadium (JIS) terus bergulir di tengah publik. Bachrum Achmadi, seorang pegiat media sosial, mengeluarkan pernyataan jika Erick Thohir, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), melakukan pembohongan publik dan membuat gaduh.
Sebelumnya, pada tanggal 5 Juli, Erick Thohir memberikan pernyataan mengejutkan terkait JIS dalam konteks menjadi venue Piala Dunia U-17.
Ia mengungkapkan bahwa jika FIFA datang untuk memverifikasi JIS sebelum direnovasi, ia dengan tegas akan mencoret JIS dari daftar venue.
Pernyataan tersebut menjadi sorotan karena menunjukkan keberaniannya dalam mengambil keputusan yang drastis terkait stadion yang dianggapnya tidak layak.
"Kalau FIFA datang hari ini (5/7), ayo salaman sama saya, dicoret," ucap Erick Thohir dikutip dari Suara.
Namun, pernyataan ini menjadi semakin kontroversial ketika pada kenyataannya, FIFA memilih JIS sebagai salah satu venue Piala Dunia U-17.
Hal ini menjadi bahan pembicaraan hangat di kalangan masyarakat, terutama ketika pernyataan kontroversial tersebut tampaknya tidak sesuai dengan hasil keputusan FIFA.
Mengomentari pernyataan dan situasi ini, Bachrum Achmadi memberikan tanggapan tajam melalui akun Twitter pribadinya.
Ia mengatakan bahwa faktanya, FIFA telah melakukan kunjungan situs ke JIS dan secara nyata tidak mencoret JIS dari daftar venue Piala Dunia U-17.
Baca Juga: Tampilkan Luffy Gear 5, PSIS Semarang Masih Kalah, Barisan Depan Mandul Tanpa Carlos Fortes
Pernyataan Bachrum ini mengecam pernyataan Erick Thohir sebagai "membohongi publik" dan menyebutnya sebagai hoax yang dapat memicu kegaduhan di masyarakat.
“FIFA sdh site visit ke JIS, faktanya JIS tdk dicoret. Pernyataan Erick Thohir tempo hr membohongi publik alias hoax & membuat gaduh,’ ujar Bachrum Achmadi melalui aku Twitter pribadinya (9/8/2023).(*/Rizal)
Berita Terkait
-
Tuding Erick Thohir Sok Pahlawan Soal JIS? Andi Sinulingga: Dia Mau Tampil Hero di Atas Pekerjaan Orang Lain
-
Cek Fakta: PSSI Malu Sekali! FIFA Minta Rumput JIS Tak Perlu Diganti, Cukup Dirawat Saja
-
Frank Wormuth Diskusikan Timnas Indonesia U-17 dengan Erick Thohir dan Indra Sjafri, Nasib Bima Sakti Dipertanyakan?
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup
-
3 Terobosan Pajak Kendaraan Ala Dedi Mulyadi di Jawa Barat yang Bikin Warga Senyum Lebar
-
Video Sumpah Injak Al-Quran di Malingping Viral, MUI Lebak: Itu Haram
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Gak Perlu KTP Pemilik Pertama, Kini Dedi Mulyadi Usul Bayar Balik Nama Disubsidi
-
Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi
-
Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi
-
Quiet Quitting ala ASN: Pilih Jalan Fungsional Biar Gak Jadi Pejabat Struktural