Suara Denpasar - FIFA akhirnya resmi memilih 4 stadion untuk venue Piala Dunia U-17 2023. Adapun daftar stadion yang dipilih adalah Jakarta International Stadium (JIS), Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Manahan (Solo) dan Gelora Bung Tomo (Surabaya).
Sebelum nama 4 stadion tersebut dipilih FIFA, PSSI sebenarnya mengajukan daftar 8 stadion. Sayangnya, hanya 4 stadion yang disetujui oleh FIFA.
“Dari 8 stadion, melalui pertemuan dengan FIFA, kami telah menyetujui 4 stadion. Alasan di balik pemilihan 4 stadion ini adalah pertimbangan logistik selama Piala Dunia U-17 2023,” kata Erick Thohir, Ketua Umum PSSI dikutip Suara.com dari siaran YouTube PSSI TV, pada Selasa (08/09/2023).
Yang menarik dari daftar stadion tersebut masih seputar JIS. Pada Rabu (05/07/2023) lalu, Erick sempat sesumbar di media bahwa JIS akan mudah dicoret oleh FIFA jika inspeksi saat itu.
Namun kenyataannya, selang satu bulan kemudian JIS malah secara resmi disetujui FIFA untuk menjadi venue utama Piala Dunia U-17 2023.
Adanya inkonsistensi pernyataan ini pun membuat warganet menyebut bahwa Erick Thohir berusaha untuk mempolitisasi sepak bola.
“05/07/23: Erick Thohir : Jika FIFA datang hari ini, JIS dicoret (dari venue Piala Dunia U-17). 06/08/23: FIFA pilih JIS jadi venue utama Piala Dunia U-17. IMO, Ketum PSSI Erick Thohir mempolitisasi sepak bola, tapi gagal maning,” cuit akun Twitter @ferizandra dalam postingannya.
Dugaan ini mencuat karena Erick Thohir disebut berada di kubu politik yang berseberangan dengan Anies Baswedan.
Seperti diketahui, JIS merupakan stadion yang sepenuhnya dibangun pada era Anies Baswedan semasa menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Karena itulah, stadion berskala internasional ini dinilai menjadi prestasi seorang Anies Baswedan.
Baca Juga: 3 Karakter Perempuan di Drakor yang Punya Kemampuan Supranatural, Siapa Saja?
“Andai gentleman mengakui JIS (dari awal), pasti bakal banjir simpati karena berjiwa besar. Tapi ya kudu siap diserang buzzer,” tutur akun Twitter @bani_simabua. (*/Rizal)
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup
-
3 Terobosan Pajak Kendaraan Ala Dedi Mulyadi di Jawa Barat yang Bikin Warga Senyum Lebar
-
Video Sumpah Injak Al-Quran di Malingping Viral, MUI Lebak: Itu Haram
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Gak Perlu KTP Pemilik Pertama, Kini Dedi Mulyadi Usul Bayar Balik Nama Disubsidi
-
Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi
-
Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi
-
Quiet Quitting ala ASN: Pilih Jalan Fungsional Biar Gak Jadi Pejabat Struktural