Suara Denpasar - Kabar bahwa pemain keturunan Indonesia - Belanda Luca Everink siap untuk dinaturalisasi telah mencuri perhatian publik.
Dampak dari keputusan ini tidak hanya terbatas pada Luca Everink, tetapi juga bisa berdampak pada pemain-pemain Timnas Indonesia yang lain, termasuk Asnawi Mangkualam Bahar.
Bagaimana tidak, hal ini lantaran pemain Jeonnam Dragons yang juga kapten Timnas Indonesia tersebut memiliki posisi yang tidak jauh berbeda dengan Luca Everink.
Dilansir dari YouTube channel Yussa Nugraha Luca Everink bermain sebagai bek kanan, sama seperti Asnawi Mangkualam.
Tak heran bila keinginan Luca Everink untuk dinaturalisasi sebagai WNI membawa implikasi tersendiri.
Luca menilai banyak pemain keturunan yang bermain untuk timnas dengan pandangan positif. Ia percaya bahwa kultur sepakbola Belanda dapat dibawa ke Indonesia, sementara budaya sepakbola Indonesia juga dapat diperkenalkan ke Belanda.
"Saya ingin ke Indonesia. Aku tentu ingin liburan kesana tapi mungkin juga bisa mencoba bermain, tinggal di sana dan juga belajar lebih tentang kultur Indonesia. Dan juga mengenal lebih banyak suporter. Jadi aku ada memikirkan itu juga. Tapi untuk sekarang aku masih ingin bermain di sini. Tapi kita tidak tahu nantinya, mungkin iya mungkin tidak," kata Luca Everink dikutip dari YouTube Yussa Nugraha Senin (14/8/2023).
Namun, dampak dari keputusan ini juga menimbulkan pertanyaan tentang dampaknya terhadap pemain lain, termasuk Asnawi Mangkualam Bahar.
Kehadiran pemain naturalisasi bisa berarti persaingan yang semakin ketat dalam tim. Asnawi yang telah memberikan kontribusi penting bagi Timnas Indonesia harus menghadapi kemungkinan tersingkir dari skuad utama jika persaingan semakin sengit.
Terkait dengan informasi bahwa Luca telah mendapatkan info mengenai tawaran bermain di Indonesia, meski belum ada kontak langsung, ini menunjukkan bahwa pelatih dan asosiasi sepak bola Indonesia sedang melakukan pemantauan terhadap pemain-pemain potensial.
Sayangnya, cedera yang dialami oleh Luca pada saat itu telah menghambat kemungkinan kontak lebih lanjut.
Dengan sikap terbuka dan penghormatan terhadap kemungkinan naturalisasi, Luca Everink menunjukkan bahwa ia siap untuk membantu Timnas Indonesia.
Namun, dalam merencanakan langkah strategis ini, perlu dipertimbangkan efek domino yang mungkin terjadi terhadap pemain-pemain lainnya, seperti Asnawi Mangkualam Bahar.(*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati