Suara Denpasar - Rencana proyek pembangunan Tempat Pembuangan Sementara berbasis Reuse, Recycle dan Reduce atau TPS-3R di Banjar Tegeha, Kelurahan Sempidi, Mengwi, Badung ditolak sebagian warga. Proyek yang diback-up penuh Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta itu dikhawatirkan menimbulkan bau tak sedap.
Penolakan TPS-3R itu dilakukan warga dengan memasang sejumlah spanduk. Ada sejumlah titik tempat pemasangan spanduk penolakan tersebut.
Kaling Banjar Tegeha, Ida Bagus Wiratmaja membenarkan ada warganya yang menolak proyek pembangunan TPS-3R di Banjar Tegeha.
"Warga takut menimbulkan bau," kata Gus Wiratmaja dikonfirmasi Selasa (15/8/2023).
Dia menjelaskan, penolakan ini sebetulnya sudah sempat dikomunikasikan juga dengan Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta. Waktu itu, Giri Prasta menegaskan kalau ada yang menolak, nanti berhadapan dengan dirinya.
"Nanti pak bupati yang menghadapi," katanya.
Dia menjelaskan, rencananya TPS-3R itu dibangun di lahan milik Pemprov Bali. Dijelaskan,ada sekitar 50 are lahan Pemprov, dan seluas 10 are yang akan dipakai untuk TPS-3R.
"TPS-3R ini program pemerintah," jelas dia.
Untuk biaya pembangunannya, dikatakan, itu semua ditanggung pemerintah dari pusat sampai kabupaten. Bahkan, dia menyebutkan bahwa dari Pemkab Badung saja menganggarkan lebih dari Rp3 miliar.
Baca Juga: Gubernur Koster Bupati Giri Prasta Tampil Mesra, Sinyal Cok Ace Terdepak?
"Katanya Oktober 2023 ini sudah mulai dibangun. Karena sudah dianggarkan," imbuh dia.
Soal motif penolakan warga hingga munculnya spanduk penolakan, dia kembali menegaskan itu murni karena kekhawatiran menimbulkan bau menyengat dari pengelolaan sampah tersebut.
"Nggak ada persoalan politis kok. Cuma karena khawatir bau saja. Karena pengelolaan sampah yang sudah-sudah kan memang menimbulkan bau tak sedap," jelasnya.
Akan tetapi, dia menegaskan bahwa pihak desa sudah sempat melakukan kunjungan ke beberapa TPS-3R. Salah satunya yang ada di Desa Gulingan.
Nah, konsep TPS-3R ini adalah adanya pemilahan sampah. Untuk sampah organik akan diolah menjadi kompos, untuk yang anorganik seperti plastik-hingga kardus masuk bank sampah untuk dijual, dan yang residu seperti popok dan lainnya akan dibawa ke TPST atau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu.
Khusus dari Sempidi ini, TPST terdekat adalah yang di Terminal Mengwi di Desa Mengwitani. Kebetulan di sana ada TPST, lengkap dengan mesin insenerator untuk membakar sampah.
"Jadi sehari harus selesai. Kalau sehari selesai, gak ada baunya," jelasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat
-
10 Lagu Piala Dunia Terbaik Sepanjang Massa, Nomor Dua Masih Favorit Dunia
-
Atomic Habits: Kebiasaan Kecil yang Diam-diam Membentuk Hidupmu
-
Manchester United Siapkan Rp2 Triliun Kejar Tanda Tangan Gelandang Dortmund
-
Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern
-
Piala Dunia 2026 Tanjung Verde vs Arab Saudi, Laga Panas Demi Tiket 32 Besar
-
Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur
-
Melawan AI, Naoki Urasawa Rilis Manga Baru Bertema Eksistensi Manusia!
-
Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?
-
Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit