Suara Denpasar – Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta menegaskan para warga negara asing atau WNA serta wisatawan mancanegara di Bali untuk tunduk pada regulasi hukum yang berlaku di Indonesia.
Hal ini disampaikan Bupati Giri Prasta menyusul banyaknya fenomena oknum WNA yang berbuat onar beberapa waktu terakhir.
“Saya tegaskan bahwa Badung dan Bali ini merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sehingga siapapun tamu yang dating dari luar negeri wajib hukumnya untuk mengikuti aturan yang berlaku di Indonesia,” ujar Bupati Badung Giri Prasta, dikutip dari Antara, Jumat (2/6/2023).
Ia mengatakan saat ini pihaknya akan menjalin koordinasi yang kuat dengan pihak imigrasi untuk memfilter wisatawan yang berkunjung ke Bali demi menciptakan pariwisata berkualitas.
“Mereka yang mau ke Bali ini harus sehat secara jasmani dan rohani. Coba deh misalkan kita ke Korsel atau ke Jepang, salah meludah saja kena denda, apalagi salah membuang sampah,” katanya.
Maka dari itu, Bupati Giri Prasta turut menghimbau seluruh pemangku kepentingan agar dapat selalu bersinergi dalam melakukan gerakan bersama untuk menegakkan regulasi yang tidak hanya berlaku bagi masyarakat lokal, tetapi juga mesti diterapkan para tamu asing.
Sebagai bagian dari negara yang mempunyai landasan hukum, Kabupaten Badung juga selalu taat melaksanakan law enforcement yang menjadi pijakan untuk patuh pada regulasi yang berlaku.
Oleh karena itu, ia melihat adanya persoalan WNA yang belakangan ramai jadi sorotan masyarakat ini merupakan hal yang harus segera dibenahi bersama-sama ke depannya.
Lebih lanjut, dia menambahkan Pemerintah Kabupaten Badung bersama jajaran Forkopimda Badung yang terdiri atas Polres Badung, Polres Denpasar, Polres Kawasan Bandara, Dandim 1611 dan Kejaksaan juga sudah memiliki tim untuk melakukan gerakan penertiban sekaligus antisipasi pelanggaran hukum yang dilakukan para tamu asing.
Baca Juga: Gegara Sering Sindir Arie Kriting, Ibunda Indah Permatasari Perang Dingin dengan Suaminya
“Jadi untuk mewujudukan quality tourism sekaligus menjaga keberlanjutan industry pariwisata di badung, kami selalu rutin melakukan koordinasi dengan jajaran Forkopimda,” pungkasnya.
Tak hanya Bupati Giri Prasta, rupanya Gubernur Bali Wayan Koster juga sebelumnya telah mengeluarkan surat edaran terbaru mengenai kewajiban serta larangan bagi wisatawan mancanegara dalam Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2023.
Ia pun turut mengatakan para tamu asing wajib memuliakan kesucian pura maupun simbol-simbol keagamaan dan dengan harus dengan sungguh menghormati adat istiadat, tradisi, seni, serta upacara keagamaan.
Gubernur Wayan Koster juga mewajibkan wisatawan yang dating ke Bali didampingi oleh pemandu wisata yang berizin, di mana ia harus memahami daya Tarik wisata, kondisi alam, adat istiadat, serta kearifan lokal yang ada.
“Memakai busana yang sopan, wajar, dan pantas pada saat berkunjung melakukan aktivitas di Bali, baik kawasan tempat suci, daya Tarik wisata, tempat umum, dan berkelakuan sopan di kawasan suci, kawasan wisata, restoran, tempat perbelanjaan, jalan raya, dan tempat umum lainnya,” tandas Wayan Koster. (*)
Berita Terkait
-
Ajang Tinju Fenomenal HSS 2023 Kembali Lagi, Kini Terbuka untuk Umum
-
Sama-sama Tolak Timnas Israel, Wayan Koster vs Ganjar Pranowo, Siapa Terbanyak Koleksi Jalan Rusak?
-
Mahasiswa Unud Jadi Calon Haji Termuda: Saya Gak Tahu Gimana Harus Bertindak Nanti
-
Sebanyak 698 Jamaah Haji Provinsi Bali 2023 Diberangkatkan, Ada Tertua dan Termuda
-
Wajib Tahu! Inilah Isi Surat Edaran Gubernur Koster Terbaru, Ada Do and Don'ts untuk WNA di Bali
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar