Suara Denpasar - Dua klub Malaysia permalukan klub-klub terbaik Liga 1 Indonesia. Pasalnya, dua klub tersebut memiliki peringkat lebih baik daripada klub Indonesia.
Klub tersebut adalah Johor Darul Ta'zim (JDT) dan Selangor FC. Kedua klub ini memang untuk saat ini menjadi raksasa di Liga Super Malaysia, divisi tertinggi di Liga Malaysia.
Johor Darul Ta'zim dalam 9 tahun terakhir memang amat perkasa. Sejak 2014 sampai 2022 lalu, klub ini selalu jadi juara Liga Super Malaysia. Bahkan, musim 2023 ini klub milik Tunku Ismail Sultan Ibrahim itu tinggal selangkah lagi jadi juara setelah 20 laga tak pernah kalah.
Sedangkan Selangor FC juga merupakan klub tua di Malaysia. Didirikan pada 1936, klub ini sebelumnya jadi langganan juara di liga domestik. Klub ini sudah 32 gelar Piala Malaysia, 5 gelar kompetisi setingkat Liga Super Malaysia, 2 gelar kompetisi setingkat Liga Utama Malaysia, 5 gelar Piala FA Malaysia, dan 8 gelar Piala Amal. Bahkan pernah juara kedua (runner-up) Liga Champions Asia pada 1967.
Klub ini pernah dibela sejumlah pemain asal Indonesia, macam Elie Aiboy, Bambang Pamungkas, Andik Vermansah, Ivan Dimas, dan Ilham Udin Armayn. Namun, dominasi Selangor FC tergeser setelah keberadaan JDT yang begitu perkasa dalam 9 tahun terakhir ini. Salah satu bintang timnas Indonesia, Jordi Amat membela klub JDT.
Saat ini, kedua klub juga memiliki peringkat yang bagus di dunia atau Asia. Melansir dari laman The Analist, dalam data Opta Analyst, JDT pada Jumat (18/8/2023) berada di peringkat ke-368 dunia.
Klub berjudul Harimau Selatan itu memiliki 74,3 poin. Dengan poin itu, JDT pun naik ke peringkat ke-16 di Asia. Bahkan, menjadi nomor 1 di ASEAN. Raksasa Thailand, Buriram FC saja hanya di peringkat ke-40 Asia dengan poin 71,5, atau peringkat ke-625 dunia.
Hebatnya, JDT mengalahkan peringkat klub-klub Asia Timur macam Kashima Antlers (Jepang) yang berada di peringkat 18 (peringkat 391 dunia), Vissel Kobe (Jepang) peringkat ke-19 Asia (peringkat 393 dunia), dan Urawa Reds (Jepang) pada perngkat 21 Asia atau ke-430 dunia.
Dilihat dari laman Trasfermarkt, memang JDT merupakan klub yang paling jor-joran dalam belanja pemain. Klub ini memiliki 10 pemain asing. Harga pasaran seluruh pemainnya mencapai Rp172,51 miliar.
Baca Juga: Aji Santoso Sempat Dipinang 3 Klub, tapi Mantap Pilih Persikabo 1973 dengan Alasan Ini
Situs analisis sepak bola yang mencantumkan hampir 13.500 peringkat klub sepak bola di seluruh dunia juga menyebut Selangor FC berada di peringkat ke-189 Asia atau ranking ke-1871 dunia. Selangor FC hanya memiliki 9 pemain asing dengan total harga pasaran pemain Rp97,77 miliar.
Kedigdayaan dua klub Malaysia ini juga mempermalukan klub-klub Liga 1 Indonesia dalam hal peringkat klub untuk ukuran Asia atau dunia.
PSM Makassar sebagai klub Liga 1 Indonesia yang memiliki peringkat terbaik di laman tersebut, cuma mengantongi 60,4 poin, dan berada pada peringkat ke-259 Asia (peringkat 2.450 dunia).
Berikutnya, Borneo FC hanya memiliki 60,1 poin dengan peringkat ke-266 Asia (peringkat ke-2533 dunia). Berikutnya Bali United yang menjadi wakil Indonesia di Liga Champions Asia hanya berada di peringkat 288 Asia atau peringkat 2746 dunia.
Persija Jakarta pada peringkat ke-304 Asia atau 2856 dunia, sedangkan Persib Bandng peringkat 323 Asia atau 3016 dunia.
Soal harga pasaran pemain, memang klub Indonesia musim 2023/2024 ini agak seret. Persib Bandung sebagai klub dengan harga pasaran pemain tertinggi, totalnya hanya Rp97,34 miliar. Persija juga hanya Rp80,04 miliar.
Tag
Berita Terkait
-
Ini Jawaban Bos JDT soal Rumor Bek Timnas Indonesia Jordi Amat Pindah ke Klub Turki Trabzonspor
-
Buat Shock Bobotoh, Deretan Prestasi Bojan Hodak Pelatih Anyar Persib Bandung, Pernah Nahkodai JDT hingga Timnas Malaysia
-
Pemain Asing Rp3,04 Miliar Kirim Sinyal Segara Merapat ke Kota Bandung, Eks JDT Jadi Pahlawan Kebangkitan Persib?
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Viral Dugaan Mahasiswa UBK Terima Suap, Muncul Pengakuan Soal Dana Rp 20 Juta dan Nama 'Kapolda'
-
PLN Kekurangan Batu Bara 20 Juta Ton, Bahlil Turun Tangan Bentuk Tim Pengawas Khusus
-
Putri Sirkus dan Lelaki Penjual Dongeng: Ketika Ide Menjadi Komoditas
-
Harga Cabai Mulai Mendingin, Kenaikan Beras dan Minyak Goreng Masih Membebani Konsumen
-
1.273 Personel Gabungan Amankan Aksi Demonstrasi di Jakarta Pusat Hari Ini
-
Satu Tante yang Teredukasi Bisa Berdayakan Satu Keluarga, Gimana Caranya?
-
KADIN Surabaya Geram Listrik Byar Pet Sudah 2 Minggu: UMKM Rugi Besar
-
Hunter x Hunter Terbitkan Bab Baru Setelah 18 Bulan, Volume 39 Rilis 3 Juli
-
Puja-puji Scaloni untuk Lionel Messi: Lihat Saja Komitmennya!
-
Amuk Golok Kakek 75 Tahun di Lampung Utara yang Berakhir dalam 10 Jam