- Mahasiswa UBK diduga menerima uang Rp20 juta usai demonstrasi di Jakarta Pusat pada 15 Juni 2026 lalu.
- Beredar video viral yang mengaitkan aliran dana tersebut dengan oknum kepolisian serta pertemuan mahasiswa dengan Wakil Presiden.
- Ketua BEM FH UBK mengakui penerimaan dana tersebut dalam forum klarifikasi di kampus pada 22 Juni 2026 lalu.
Suara.com - Sejumlah mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) diduga menerima uang usai mengikuti aksi demonstrasi di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Senin (15/6/2026). Dugaan tersebut menjadi sorotan setelah video terkait beredar luas di media sosial.
Salah satu unggahan yang ramai diperbincangkan berasal dari akun Instagram @sociocorner. Dalam video tersebut terlihat sejumlah mahasiswa UBK menerima uang yang disebut berjumlah Rp20 juta. Dalam percakapan yang terekam, istilah "Kapolda" turut disebut saat pembahasan mengenai sumber dana tersebut.
Sebelumnya, sejumlah perwakilan mahasiswa yang mengikuti aksi diketahui sempat bertemu dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wakil Presiden. Pertemuan itu berlangsung lebih dari satu jam.
"Aksi tersebut juga diikuti perwakilan mahasiswa yang sempat diterima Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wakil Presiden selama lebih dari satu jam," demikian keterangan yang dikutip pada Selasa (23/6/2026).
Sepekan setelah pertemuan tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Himpunan Mahasiswa (HIMA) UBK menggelar forum klarifikasi di depan Patung Bung Karno, Kampus Kimia UBK, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026).
Forum itu digelar untuk merespons isu yang berkembang terkait dugaan pemberian uang kepada peserta aksi.
"Forum digelar untuk menanggapi isu yang berkembang terkait dugaan pemberian uang dalam aksi tersebut," ujar salah satu perwakilan mahasiswa.
Dalam forum tersebut, Muhammad Abdi, Ketua BEM Fakultas Hukum (FH) UBK, memberikan klarifikasi bersama sejumlah pihak yang disebut menerima uang tersebut.
Abdi menyebut adanya aliran dana sebesar Rp20 juta yang disebut berasal dari seorang oknum kepolisian berinisial "An".
Baca Juga: Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
Di sisi lain, Wakil Ketua BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UBK mengakui menerima uang dari Abdi selaku Ketua BEM FH UBK.
"Saya menerima dari Ketua Abdi selaku Ketua BEM FH. Dan pada saat itu Ketua BEM FH menerima langsung, entah dari senior ataupun dari Kapolda, sebesar Rp20 juta," ujarnya.
Meski demikian, istilah "Kapolda" yang muncul dalam pernyataan tersebut belum dapat dipastikan merujuk kepada siapa. Hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari pihak yang namanya disebut dalam forum klarifikasi tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
1.273 Personel Gabungan Amankan Aksi Demonstrasi di Jakarta Pusat Hari Ini
-
Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
-
Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
-
Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!