Suara Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster memberikan tugas khusus kepada Primakara University untuk menciptakan entrepreneur ekonomi kreatif (ekraf) dan digital.
Menurut Koster, ekonomi kreatif dan digital merupakan pilar perekonomian Bali di masa yang akan datang. Maka dari itu, perlu disiapkan entrepreuneur-entrepreneur yang profesional di bidang ekonomi kreatif dan digital.
Terkait permintaan Wayan Koster tersebut, Rektor Primakara University, I Made Artana mengatakan pihaknya telah membentuk sekretariat bersama. Tujuannya adalah dapat mengakomodir komunitas-komunitas ekonomi kreatif dan digital di luar lingkungan kampus.
"Iya yang jelas itu menjadi amanat buat kita di Primakara jadi kita tidak hanya berfokus pada pengembangan internal tetapi juga memperluas kontribusi ke luar, salah satunya adalah untuk mengawal industri ekonomi kreatif dan digital," terang Artana usai dilantik menjadi rektor pertama Primakara University, Jumat (18/8/2023).
"Salah satu yang kita kembangkan sekarang adalah ada sekretariat bersama yang kita buat kesepakatan dengan teman di komunitas biar pergerakan teman-teman di komunitas ini ada yang menaungi. Jadi lebih terstruktur lebih bersemangat berkegiatan," sambung dia.
Menurut Artana, Bali memiliki potensi yang sangat besar menjadi pusat perekonomian digital dunia. Terbukti saat ini banyak pegiat ekonomi kreatif dan digital dunia tinggal di Bali.
"Saya percaya Bali sangat memiliki potensi besar untuk mengembangkan ekonomi kreatif digital. Kita lihat saja banyak sekali orang-orang digital internasional yang tinggal di Bali."
"Itu harus mampu kita koordinasikan untuk kita siapkan secara optimal. Saya kira itu yang paling penting di Bali agar menumbuhkan industri yang baru," tandasnya.
Artana menjelaskan sekretariat bersama yang disediakan oleh Primakara University tersebut untuk mengakomodasi perusahaan yang bergerak di bidang ekonomi kreatif dan digital. Seperti techno park, perusahaan software, startup, perusahaan animasi, perusahaan game, perusahaan ilustrasi, dan perusahaan terkait UMKM.
Baca Juga: Posisi Wagub Bali Diganggu Bupati Tamba, Cok Ace Tunggu Panggilan Wayan Koster dan Restu Ibu Mega
"Di sekretariat bersama ini kita siapkan ruangan meeting, ruangan berkegiatan, kita siapin staff sehingga organisasi-organisasi ini ada yg ngurus. Jadi apapun yang nantinya kita kembangkan di Bali terkait ekonomi kreatif digital kita ubah itu dulu di Primakara University," tandasnya. (*/Dinda)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Fallout Season 3 Bakal Tambah Bintang Anyar, Game Baru Tim Cain Sedang Dipersiapkan
-
Review My Royal Nemesis: Drama Romcom dengan Chemistry yang Sulit Dilupakan
-
Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen
-
Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Stagnan Dibanderol Rp2.668.000/Gram
-
Sambil Berseru Allahuakbar, Roy Suryo Tinggalkan RS Polri Menuju Polda Metro Jaya
-
Lewati Messi, Lamine Yamal Cetak Rekor Menakjubkan di Piala Dunia 2026
-
Rilis Teaser Perdana, Takeru Sato Pimpin Produksi Jujutsu Kaisen Season 4
-
Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir
-
Intip Jarak Tempuh dan Harga Honda Super-N, Fitur Booster Jadi Andalan si 'Brio Listrik'
-
IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan