Suara Denpasar - Jelang Piala Dunia U-17, Bima Sakti sempat memanggil enam pemain diaspora namun akhirnya memutuskan untuk lebih memilih pemain lokal dalam skuad timnya. Lima pemain lokal berhasil mempertahankan tempat mereka setelah seleksi ketat yang diadakan di Jakarta.
Pada awalnya, lima pemain diaspora datang ke Jakarta untuk mengikuti seleksi Timnas U-17 Indonesia. Namun, empat dari mereka, yaitu Madrid Augusta (Belanda), Staffan Qabiel Horito (Spanyol), Aaron Nathan Ang (Jerman), dan Mahesa Ekayanto (Belanda) harus rela dicoret Bima Sakti dari seleksi ini.
Satu-satunya yang mampu mempertahankan tempatnya dalam seleksi adalah Aaron Liam Suitela (Australia), dan di samping itu, Welber Halim Jardim (Brasil) juga ikut bergabung di kemudian hari.
Namun, meski telah menambah tiga pemain diaspora dalam seleksi berikutnya, Bima Sakti akhirnya memutuskan untuk memulangkan ketiganya ke negara asal mereka.
Ocean Erwin Lim (Spanyol), Althaf Fawwaz Khan (Amerika Serikat), dan Igor Arungbumi Sanders (Belanda) tidak dapat melanjutkan perjuangan mereka dalam timnas.
Hasil akhir seleksi ini menghasilkan lima pemain terpilih yang akan mengikuti pemusatan latihan (TC) Timnas U-17 Indonesia.
Dilansir dari laman PSSI, kelima pemain tersebut berasal dari hasil seleksi yang melibatkan 12 kota di Indonesia, yang telah memilih 42 pemain. Delapan pemain lainnya dipilih melalui seleksi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Seleksi akhir dilakukan selama tiga hari di Lapangan A Senayan, Jakarta, dari tanggal 15 hingga 17 Agustus. Dalam seleksi tersebut, pelatih Tim U-17 Indonesia, Bima Sakti, bekerja sama dengan Direktur Teknik Indra Sjafri dan Konsultan Pelatih Frank Wormuth, serta staf pelatih lainnya, untuk memilih kelima pemain terbaik.
Pemain-pemain terpilih ini terdiri dari kiper, belakang, gelandang, winger, dan striker, dan telah bergabung dengan skuad tim U-17 yang sedang berlatih di Jakarta.
Baca Juga: Usai Kalah Hadapi Persib, CEO PSIS Ogah Salahkan Wasit, Justru Evaluasi ke Pemain
Berikut adalah daftar lima pemain yang terpilih dari seleksi di 12 kota untuk Timnas U-17 Indonesia:
1. I Wayan Arta Wiguna (Penjaga Gawang)
Klub : Bali United
2. Rionaldi Mehran (Bek Kiri)
Klub : Academy Persib Cimahi
3. Maouri Ananda Yves (Gelandang Serang) "Keturunan"
Berita Terkait
-
Coret 6 Pemain Diaspora dari TC Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti dapat Ultimatum Ketum PSSI Erick Thohir
-
Althaf Khan Dipuji Media Inggris dan Berkesempatan Menimba Ilmu ke Jerman, Malah Dicoret dari Timnas Indonesia U-17
-
Erick Thohir Persiapkan Timnas Indonesia U-17 untuk Kancah Dunia, Bima Sakti Kena Imbasnya
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Sinopsis Let Him Go di Netflix: Aksi Kakek-Nenek Melawan Klan Kejam, Bikin Penonton Was-Was
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Kumpul Lebaran Berujung Borgol, Mantan Karyawan Depot Air Minum Diciduk Polisi di Rumah Nenek
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kronologi Hacker Selapan Bobol Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di Prabumulih, Bermula dari Password
-
7 Aplikasi AI untuk Bantu Anak Kerjakan PR Sekolah, Belajar Jadi Lebih Mudah dan Cepat
-
Peran Krusial Ajax Selamatkan Maarten Paes dari Jerat Sanksi KNVB
-
6 Shio Paling Hoki pada 3 April 2026, Siapa Saja yang Beruntung Besok?
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
Respati Ardi Pastikan Tak Ada Gelombang Pemberhentian PPPK Karena Anggaran Pemkot Solo