Suara Denpasar – Pelatih Timnas Indonesia U-17 Bima Sakti kembali menjadi sorotan usai mencoret sejumlah pemain diaspora dari TC Timnas Indonesia.
Dilansir dari bolatimes.com, Bima Sakti baru saja mencoret 2 nama pemain diaspora. Mereka adalah Althaf Fawwaz Khan dan Igor Arungbumi Sanders.
Dua nama ini menambah daftar panjang nama pemain-pemain diaspora yang didepak dari TC Timnas Indonesia. Tercatat, hingga kini sudah ada 6 pemain diaspora yang dicoret Bima Sakti dari TC Timnas Indonesia U-17.
Sehingga, hanya tersisa 2 pemain diaspora yang mengikuti TC Timnas Indonesia U-17. Mereka adalah Welber Jardim dan Aaron Suitela.
Sementara itu, melansir dari laman PSSI, seleksi pemain Timnas Indonesia U-17 di 12 kota di Indonesia telah resmi berakhir pada 17 Agustus lalu.
Namun demikian, Bima Sakti mengaku masih mencari sosok pemain yang dapat bermain pada posisi penyerang utama, pemain sayap kanan, dan pemain sayap kiri.
"Mereka yang terpilih nanti, harus bersyukur, kerja keras lagi, mereka juga harus menyiapkan mental lagi untuk bersaing dengan pemain-pemain yang sudah ada," tutur Bima.
Sementara itu, melansir dari laman antaranews.com Ketum PSSI Erick Thohir mengultimatum coach Bima Sakti untuk segera mematangkan komposisi tim sebelum mengikuti TC di Jerman.
“Jadi saya minta coach Bima, minggu ketiga atau keempat Agustus sudah ada tim yang benar-benar akan berangkat ke Jerman,” terang Erick Thohir.
Baca Juga: Erick Thohir Persiapkan Timnas Indonesia U-17 untuk Kancah Dunia, Bima Sakti Kena Imbasnya
Erick menyebut sesuai dengan rencana, Timnas Indonesia U-17 akan menggelar TC di Jerman pada September hingga Oktober mendatang.
Nantinya, punggawa Timnas ini akan melakukan sejumlah latihan ujicoba dengan klub-klub lokal sebagai upaya persiapan menyambut Piala Dunia U-17 yang akan berlangsung pada November mendatang. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Dihadiri Erick Thohir, Pratama Arhan Resmi Nikahi Azizah Salsha Putri Politikus Gerindra
-
Menjadi Venue Piala Dunia U-17, Stadion GBT Milik Persebaya Surabaya Disebut Bau, Bonek Lapor ke Erick Thohir
-
Althaf Khan Dipuji Media Inggris dan Berkesempatan Menimba Ilmu ke Jerman, Malah Dicoret dari Timnas Indonesia U-17
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai