Suara Denpasar - Made’s Warung kini memasuki usia 54 tahun. Sejak berdiri pada 1969, warung ini dikenal sebagai tempat pertemuan bangsa-bangsa karena menjadi tujuan turis-turis yang ingin mendapati sajian lokal Bali.
Lantas apa rahasia penting sebuah warung “tradisional” Bali, hingga bertahan sampai lebih dari setengah abad?
Ni Made Masih, mewarisi sebuah warung kecil dari orangtuanya, atau generasi kedua Made’s Warung mengatakan warung warisan ibunya itu tidak berbeda dari warung-warung tradisional Bali pada umumnya, yang menyediakan jajanan seperti kopi, pisang goreng, tipat cantok, dan camilan seperti kacangan-kacangan dan kerupuk.
Namun yang menjadi pembeda adalah konsep warung rumahan yang mengandalkan suasana kekeluargaan. Ni Made Masih atau yang dipanggil Bu Made itu mengajak semua pengunjung untuk berbincang-bincang layaknya makan di rumah.
Dari situ, kata Bu Made, ia mulai tahu selera makanan para turis dari berbagai bangsa itu. Berbekal informasi dari para turis, Bu Made mulai belajar membuat menu bernama jaffle, yang tak lain adalah roti panggang berisi pisang.
Sebaliknya, para turis tak segan-segan mengajarkan bagaimana caranya membuat jaffle yang sesuai dengan selera mereka. Komunikasi dua arah dalam prinsip sharing and making terus berjalan dengan sangat baik.
Bu Made bertutur, sharing and making itu juga terjadi antara Ni Made Masih dengan seorang wisatawan asal Belanda bernama Peter Steenbergen. Peter mengajarkan banyak hal kepadanya, termasuk memasak menu-menu yang disukai para turis.
"Secara perlahan menu-menu yang disajikan Warung Made terus bertambah. Bu Made selalu berorientasi membuat para pelanggannya memperoleh kepuasan dan betah setiap kali singgah di warungnya," tutur Bu Made Sabtu (25/8/2023) di Kuta, Bali.
Singkat cerita Peter dan Made kemudian menikah tahun 1974. Pernikahan itu ibarat representasi dari pertemuan bangsa-bangsa dari berbagai negara di Warung Made.
Baca Juga: Persebaya Surabaya Ditahan Imbang PSS Sleman, Bonek Sumringah Uston Nawawi Mainkan Ferdinand Sinaga?
Pasalnya di Warung Made orang-orang tidak hanya berteman, tetapi juga mengikat janji. Mereka yang menikah di Warung Made itu sampai saat ini masih menjadi pelanggan setia.
“Sudah banyak pasangan yang ketemunya di Warung Made, kemudian mereka memutuskan untuk menjadi suami-istri,” tandas Bu Made.
Sementara Made Raymons, anak dari Ni Made Masih (generasi ketiga) yang kini mengelolah Made’s Warung mengatakan Made’s Warung telah berkembang ke berbagai tempat seperti Kuta, Seminyak, Benoa, Jakarta, dan bahkan Amsterdam.
"Restoran ini berkembang seiring dengan kemajuan dunia pariwisata Bali. Meski telah memperkenalkan berbagai kuliner dunia seperti masakan Thailand dan Jepang, Made’s Warung tetap menjadi ikon kuliner Bali," kata Made Raymons menambahkan. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Influencer Digital Hari Ini: Antara Pengaruh dan Tanggung Jawab
-
7 Jersey Original Murah Piala Dunia 2026: Mulai Rp300 Ribuan, Asli Adidas dan Nike!
-
ATEEZ Raih Grand Prize, Intip Daftar Pemenang Seoul Music Awards ke-35
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
Tempat Hiburan di Jogja Ludes Terbakar, Owner Soroti Pemadaman Listrik Berulang
-
Punya Koleksi Merchandise Piala Dunia? Simak 7 Tips Merawatnya Supaya Awet
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta