Suara Denpasar - Bek andalan RANS Nusantara FC, Francisco Pereira Carneiro akhirnya ungkap alasan bergabung ke klub milik Raffi Ahmad.
Kiko sapaan akrabnya, memilih meninggalkan Portugal di usianya yang ke-23 tahun untuk berkarir di Indonesia.
Menurut Kiko, memiliki kesempatan untuk merumput ke Indonesia dan bergabung dengan RANS Nusantara FC telah lama dinantikan.
"Perjalanan saya sebagai pemain sepak bola masih dini.. tapi semua pencapaian sejauh ini, saya dapatkan dengan usaha yang sangat keras dan jalannya tidak selalu mudah.. kesempatan datang ke Indonesia dan kini bergabung dengan RANS Nusantara FC memang sudah saya nantikan," ungkap Kiko dikutip melalui ligaindonesiabaru.com pada Minggu (27/8/2023).
Memiliki kesempatan untuk merantau sangat berarti bagi Kiko. Menurut mantan pemain Montalegre itu, bermain di luar Portugal dapat memberinya sudut pandang yang berbeda sebagai pemain sepak bola.
"Sebagai seorang pemuda.. saya selalu mengejar peluang untuk mencari pengalaman di luar Portugal.. saya ingin meninggalkan Portugal untuk meningkatkan nilai saya sebagai manusia dan tentunya sebagai pemain sepak bola," kata pemain kelahiran 2000 itu.
"Datang ke Indonesia yang secara budaya sangat berbeda dengan Portugal dan beradaptasi dengan realitas baru.. sungguh penting untuk pengembangan diri saya," tambahnya.
Bek tangguh yang telah bermain sebanyak 10 kali bersama RANS Nusantara FC itu juga mengaku bersyukur bisa berkarir di Indonesia dengan persaingan yang kompetitif.
Saya bergabung dengan RANS FC.. klub yang berkompetisi di Liga 1 yang kompetitif.. sejauh ini, bagi saya merupakan langkah karir yang penting dan menguntungkan.
Baca Juga: Cek Fakta: Pancing Amarah Bobotoh, Raffi Ahmad Sebut Persib Bandung 'Borok'
Selain itu, sepak bola juga olahraga yang paling membangkitkan semangat di dunia.. dan saya menikmati bermain di Indonesia," pungkas Kiko.(*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional