Suara Denpasar - Eks Pelatih Persebaya, Aji Santoso kini mendadak dihujat habis-habisan oleh Bonek (nama penggemar Persebaya). Hal ini lantaran sang pelatih gagal menorehkan kemenangan untuk anak-anak asuhnya di klub baru, Persikabo 1973.
Persikabo gagal menorehkan kemenangan setelah kalah dari Arema FC dengan skor 0-1. Yang lebih dramatis, Arema FC saat itu tengah di bawah kendali Fernando Valente, ayah dari Kapten Persebaya Surabaya, Ze Valente.
Melihat hasil debut perdana Aji Santoso menjadi pelatih Persikabo 1973, banyak Bonek yang mencibir. Tidak sedikit yang malah mensyukuri soal hengkangnya sang pelatih dari Persebaya Surabaya.
“Bersama Aji (Persikabo 1973) menuju liga 2. Emang benar Persebaya putus kontrak,” ujar @toretoofficial14 di postingan terbaru Instagram @officialpersikabo pada Selasa (29/08/2023).
“Gimana Coach? Kopinya pahit atau manis? Alhamdulillah Persebaya udah gak dilatih AS (Aji Santoso),” imbuh @samnuroka27
“Coach buangan kok diambil,” cibir @king_of_shurima
Berbeda dengan Bonek, para penggemar Persikabo 1973 justru menanggapi dengan berbeda. Alih-alih menyalahkan pelatih, penggemar sadar bahwa para pemain Persikabo 1973-lah yang memang membuat banyak kesalahan.
“Sorry bukan masalah coach-nya. Emang komposisi pemainnya aja yang kurang. Mau diganti pelatih terbaik dunia kalau pemainnya kek gini-gini aja gak ada perubahan juga sama aja,” bela @safdunaaa.
Setuju dengan pernyataan penggemar Persikabo 1973 sebelumnya, ada juga yang menambahkan bahwa pemain Persikabo 1973 kurang greget dalam permainannya.
“Bener, gue setuju. Sebenarnya sistem Coach Aji bagus dan sudah sedikit ada perubahan. Cuma para pemainnya ini setiap kali bermain, kaya gak ada greget buat menang,” dukung @herlamvang_
“Babak kedua makin bobrok. Mau pelatih mana pun juga tetep kalah kalau pemain pada bengong gak jelas,” tambah @usmannnnn77
“Wkwkw, kaga capek min bangkit-bangkit mulu tapi pemaen loyo-loyo,” pungkas @irmawandwiyulianto. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Luis Milla Disambut Bonek Gantikan Aji Santoso di Persebaya, Bagaimana Nasib Divaldo Alves dan Paul Munster?
-
Dilema Aji Santoso, Out dari Persebaya, Kini Menjadi Bulan-bulanan di Persikabo
-
Aji Santoso Pernah Sesumbar ke Pemain Persebaya Surabaya, Bonek Sebut Karma dari Bajul Ijo, Persikabo 1973 Kena Imbasnya?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dari Jepang, Kolombia, hingga NTT: Daftar 'Gempa Besar' Selama Agustus 2026
-
BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Menyalahkan soal Asap Karhutla
-
Menelusuri Jejak Kerajaan Nusantara Bersama Komunitas Mercedes Jip Indonesia
-
Pimpinan DPR Turun Langsung ke Desa Adat Sade: Bantuan Disalurkan, Siapkan Revitalisasi
-
Rekening Mas Botok AMPB Diblokir Bank, Jefri Nichol: Serem Belum Demo Udah Dibungkam
-
Desa Adat Sade Dilalap Api, Bantuan Rp200 Juta Datang Saat Warga Mengais Puing
-
Gandeng Menteri PKP, Bupati Rudy Susmanto Akselerasi Pengentasan Pemukiman Kumuh di Bogor
-
Tanpa Sertifikasi, Ali Tatto Sulam Sebut Pesolek Talenta Lokal Susah Tembus Pasar Global
-
Rektor Ditangkap KPK: Maba Korban Pemerasan Harus Diselamatkan?
-
Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut