Suara Denpasar - Pemain mahal PSIS Semarang, Taisei Marukawa mengalami kemerosotan nilai transfer.
Sementara pemain asing lainnya, Yakni Gali Freitas mengalami peningkatan yang sangat tajam.
Peningkatan nilai transfer Gali Freitas bahkan mengalahkan pemain asing, Vitinho rekan satu negara dengan Carlos Fortes.
Naik turunnya nilai transfer pemain PSIS Semarang itu banyak dipengaruhi atas hasil yang ditunjukkan di lapangan.
Taisei Marukawa adalah pemain apik bersama Persebaya kalau bergabung PSIS Semarang.
Meski tak seapik di Persebaya, Penampilan Taisei Marukawa bersama PSIS juga masih mendominasi.
Karena itu ia dikontrak PSIS Semarang hingga tahun 2025 dan menjadi pemain asing termahal diantara skuad Laskar Mahesa Jenar.
Berdasarkan situs Transfermarkt, nilai Taisei Marukawa pada 10 Maret 2023 berada di angka Rp6,52 Miliar
Kini update ler 17 Agustus nilai transfernya mengalami penurunan dan berada di angka Rp6,08 Miliar
Sementara itu, Gali Freitas yang bergabung bersama PSIS hanya memiliki nilai transfer Rp869,08 juta kini menjadi menjadi Rp3,04 Miliar per 17 Agustus 2023.
Baca Juga: Kini Ditinggal 8 Pemain Andalannya, Thomas Doll Akui Persija Tak Masalah, Takut Sanksi Erick Thohir?
Bagaimana dengan Carlos Fortes?
Nilai transfer Carlos Fortes tidak mengalami perubahan masih di angka Rp5,21 Miliar .
Rekannya Vitinho pun sama Rp2,17 Miliar
Sementaa, Boubakary Diarra Rp4,35 Miliar meningkat emnjadi Rp5,21 Miliar, dan
Lucão Rp3,91 Miliar – masih sama. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta