Suara Denpasar - Pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau biasa disapa Cak Imin akhirnya mengungkap beberapa misteri terkait penentuan mereka berpasangan dalam Pilpres 2024 nanti.
Hal tersebut terungkap dalam kanal Youtube@Mata Najwa "Eksklusif: Blak-blakan Anies-Muhaimin" yang dikutip denpasar.suara.com, Selasa 5 September 2023.
Anies menjelaskan bahwa dalam penentuan Cak Imin sebagai bakal calon wakil presiden. Antara kubu Demokrat dan NasDem memang tidak ada titik temu.
Perbedaan tersebut sudah terlihat sejak Senin, 28 Agustus 2023 dan puncaknya pada Selasa, 29 Agustus 2023.
Hal ini tentu tak lepas dari ngototnya Partai Demokrat yang menginginkan Ketua Umumnya, yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai calon wakil presiden yang akan mendampingi Anies sebagai calon presiden.
Di sisi lain, NasDem kata dia bukannya menolak. Namun, meminta untuk deklarasi yang sedianya tanggal 3 September 2023 atas permintaan Partai Demokrat tidak dilangsungkan dulu. Sebab, masih menunggu detik-detik akhir penentuan nanti.
Mungkin saja ada calon wakil presiden yang lebih pas untuk mendampingi Anies Baswedan. Meski tidak menolak, pihak NasDem juga tidak melarang Partai Demokrat keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan.
"Sampai gebrak-gebrak meja," begitu jelasnya soal panasnya pertemuan Tim 8 yang mewakili semua partai di koalissi. “Sebenarnya saya tidak ingin menanggapi secara detail ini semua. Saya sangat hormat kepada pak SBY," sebutnya.
Bukan hanya itu, Anies Baswedan juga meluruskan soal tudingannya yang dinilai berkhianat terhadap Prabowo Subianto.
Baca Juga: Luka Tak Berdarah! Berikut Isi 'Surat Cinta' Anies Baswedan untuk AHY yang Sungguh Romantis
Persepsi itu muncul berdasar pernyataan dirinya saat menjadi Gubernur DKI. Di mana, dia menyatakan tidak akan maju Pilpres jika Prabowo maju.
Dia menggarisbawahi, itu terjadi pada Pilpres 2019 dan buktinya memang dirinya tidak maju dan fokus membangun DKI Jakarta. Di mana, Prabowo kala itu juga sempat memintanya untuk menjadi calon wakil presiden.
"Saya tidak ingin menjadi orang yang mengkhianati Pak Prabowo. Saya tegaskan, saya tidak akan melakukan intersep atau memotong pencapresan Pak Prabowo. Saya berjanji akan menyelesaikan tugas lima tahun di Jakarta,” tandanya.
Namun, pernyataan tersebut dibawa-bawa hingga saat dirinya menjadi calon presiden dari Nasdem. "Jadi saya katakan, saya tidak akan meng-intersep pencalonan bapak (Prabowo) tahun 2019. Itu sudah kami tunaikan. Jadi tidak ada yang dikhianati,” tukasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Jakarta Pertamina Enduro Sikat Electric PLN 3-0, Servis Mematikan Jadi Kunci Kemenangan
-
Peringkat Kredit Indonesia di Moodys Tetap Baa2, Alarm Bagi Kepercayaan Investor?
-
Review Film Warrior (2011): Drama Keluarga Mengharukan di Balik Ring MMA
-
Persib Bandung Gaet Sergio Castel: 5 Poin Penting Rekrutan Anyar Pangeran Biru
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
DPR RI Awasi Pengembangan Kawasan Wisata di Area Rencana Proyek Giant Sea Wall
-
Waspadai Malut United, Bojan Hodak Sesumbar Siapkan Kejutan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
Media Italia Bongkar Isi Pembicaraan Jay Idzes dengan John Herdman