Suara Denpasar - Pertandingan FIFA Matchday menghadapi Turkmenistan sekaligus menjadi ajang reuni bagi striker Timnas Indonesia Dendy Sulistyawan.
Dendy akan bertemu rekan setimnya saat memperkuat Persela, dia adalah gelandang Timnas Turkmenistan Ahmet Atayew.
Pemain kelahiran Askhabad ini memang bukan sosok asing lagi di kompetisi Liga 1, Ahmet Atayew sempat berkiprah bersama Persela dan Arema FC.
Dilansir Transfermarkt, ia pertama kali berkiprah di Liga 1 di tahun 2017 bersama Arema FC, Ahmet kemudian bergabung dengan Persela di tahun berikutnya.
Saat bermain di Persela, Ahmet Atayew hanya mencatatkan enam penampilan dengan total 433 menit.
Namun saat memperkuat Arema FC, ia menorehkan 25 penampilan dengan 3 gol, dan 5 assist.
Dendy Sulistyawan mengatakan sosok Ahmet Atayew merupakan sosok pesepak bola yang bagus. Ia mengaku senang bisa bertemu kembali dengannya lagi.
“Ahmet Atayew pemain yang bagus dan senang sekali bisa bertemu dengannya saat pertandingan besok,” ujar Dendy, dikutip dari Antara, Jumat (8/9).
Tak hanya sosok mantan rekan setimnya itu, Dendy menilai secara keseluruhan Turkmenistan punya organisasi tim yang bagus.
Dari empat pertemuan dengan Turkmenistan, Timnas Indonesia mengalami satu kali kekalahan, dua kali menang, dan satu kali imbang.
Pertemuan pertama Timnas Indonesia dengan Turkmenistan di Kualifikasi Piala Dunia 2006 pada 31 Maret 2004. Di laga tersebut Indonesia tumbang dengan skor 1-3.
Saat ini, Indonesia dan Turkmenistan terpaut 12 peringkat, Turkemnistan ada di peringkat ke-138 FIFA sementara Indonesia di peringkat ke-150.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026