Suara Denpasar - Mantan pelatih Persib, Luis Milla kabarnya menyebut gaya permainan Bojan Hodak seperti tarkam. Bahkan Maung Bandung diprediksi bakal degradasi ke Liga 2.
Kabar yang diunggah oleh kanal Youtube Persib channel itu pun jadi pusat perhatian.
Apalagi video yang diunggahnya berjudul sebagai berikut, "Berita Persib hari ini! Luis Milla sebut gaya main Persib era Bojan Hodak seperti main tarkam".
Lantas, benarkah kabar tentang Luis Milla yang menyebut gaya main Persib era Bojan Hodak seperti tarkam?.
Cek Fakta:
Setelah video yang berdurasi 2 menit 46 detik itu ditonton dengan saksama, ternyata isinya sama sekali berbeda dengan judul yang diberikan.
Pada awal video, menarasikan Ciro Alves yang akan tampil impresif saat menghadapi mantan klub yang membesarkan namanya, Persikabo 1973.
Seperti diketahui, Persib akan menjamu Persikabo 1973 di pekan ke-12 lanjutan Liga 1 pada Sabtu (16/9/2023) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Ciro Alves juga menyinggung kesuksesan Persib menahan imbang Persija di kandangnya sendiri.
Lalu menit selanjutnya, sang narator mengungkapkan bahwa manajemen Persib hendak meniru Persija yang membina pemain muda.
Pasalnya, skuad Persib kini diisi oleh para pemain yang rata-rata berusia 29 tahun ke atas.
Kemudian pada menit akhir, dinarasikan bahwa manajemen Persib tak akan memperpanjang kontrak David da Silva. Kontrak pemain asal Brasil itu habis di bursa transfer paruh kedua musim ini.
Hingga akhir video yang telah ditonton lebih dari 160 kali tayangan itu, tak disebutkan perkataan Luis Milla terkait gaya main Persib era Bojan Hodak seperti tarkam.
Kesimpulan:
Melalui hasil penelusuran itu, maka bisa disimpulkan bahwa kabar tentang Luis Milla yang menyebut gaya main Persib era Bojan Hodak seperti tarkam, adalah berita palsu atau hoax.(*/Rizal)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim