Suara Denpasar- Chief Executive Officer (CEO) PSIS Semarang Yoyok Sukawi nampaknya keberatan akan banyaknya pemain yang dipanggil Timnas Indonesia untuk mengikuti pemusatan latihan dalam persiapan Asian Games ke-19 di Hangzhou, China.
Sebelumnya terdapat tiga pemain yang dipanggil Timnas Indonesia untuk ajang tersebut. Mereka adalah Luthfi Kamal, Adi Satryo dan Haykal Alhafiz.
Atas pemanggilan tiga pemainnya tersebut, Yoyok Sukawi pun mengaku sangat memberikan dukungan. Hanya saja ada satu permintaan yakni bisa diberikan kesempatan untuk membela PSIS Semarang ketika menghadapi Persis Solo pada pekan ke-12, Sabtu (16/9/2023) mendatang.
Namun belum diastikan hal itu, PSSI kembali memanggil Alfeandra Dewangga untuk menyusul tiga pemain tersebut. Sehingga totalnya 4 pemain PSIS Semarang dipanggil untuk persiapan Asian Games ke-19 itu.
Atas hal itu, Yoyok Sukawi menyebut bahwa pada prinsipnya PSIS Semarang mendukung namun merasa keberatan karena terlalu banyak pemain yang dipanggil.
“Kami kembali menerima surat untuk pemanggilan Dewangga untuk Asian Games. Pada prinsipnya seperti pemanggilan sebelumnya kami mendukung, namun ini terlalu banyak karena ada empat pemain dan dua pelatih. Maka dari itu, kami saat ini masih menunggu siapa saja pemain PSIS yang fix berangkat ke China,” katanya dikutip melalui website resmi klub, Rabu (13/9/2023).
Seperti diketahui, untuk persiapan ajang Asian Games tersebut dua pelatihnya yakni Eko Purdjianto dan pelatih fisik, Alex Aldha Yudi turut serta dipanggil PSSI.
Asian Games sendiri bagi Timnas Indonesia akan dimulai pada tanggal Selasa (19/9/2023) menghadapi Timnas Kyrgyzstan dan akan berakhir pada 8 Oktober jika Timnas hingga babak final.
Sementara pertandingan fase grup lainnya akan dilakoni Timnas Indonesia dengan menghadapi Timnas China Taipei pada Kamis (21/9/2023) dan Timnas Korea Utara pada Minggu (24/9/2023). ***
Tag
Berita Terkait
-
Terkuak! Begini Sikap Azizah Salsha ke Ibunda Pratama Arhan Usai Nonton Timnas Indonesia, Netizen: Masyaallah
-
Kagum! Inilah Prediksi Pelatih Turkmenistan soal Masa Depan Timnas Indonesia Usai Timnya Dikalahkan
-
Bangganya Klub Liga Inggris Ini, Tampilkan Aksi Bek Timnas Elkan Baggott Kala Lolos ke Piala Asia U-23
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan