Suara Denpasar - Komisioner Bawaslu Kabupaten Badung, Rachmat Tamara dipanggil oleh Bawaslu Bali pada, Rabu (13/9/2023).
Rachmat Tamara dipanggil ke Kantor Bawaslu Bali untuk memberikan klarifikasi lantaran diduga memalsukan identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat mendaftar Komisioner Bawaslu Kabupaten Badung.
Usai memberikan klarifikasi, ketika ditemui wartawan, Rachmat Tamara tak banyak bicara, bahkan tampak gerogi. Dia hanya mengatakan sudah memberikan klarifikasi.
"Kalau saya semua tadi sudah diklarifikasi di dalam. Saya sudah klarifikasi bahwa KTP saya itu asli. Saya sudah mengklarifikasi di pimpinan, sudah saya sampaikan dengan sebenar-benarnya, KTP saya asli," ucapnya.
Sementara Ketua Bawaslu Bali Putu Agus Tirta Suguna mengatakan pihaknya telah melakukan beberapa tahapan yang membuktikan bahwa KTP milik Rachmat Tamara asli.
"Jadi saya sudah pertanyakan apakah benar KTP yang diunggah di media online ini dengan saya cocokkan KTP asli memang benar itu KTP asli. Dan tadi telah disampaikan itulah KTP yang asli yang dia miliki saat ini," terang Agus.
Lebih lanjut Agus mengatakan merampungkan semua klarifikasi dari Rachmat Tamara, Bawaslu Bali akan melaporkan kepada Bawaslu RI untuk ditindak lebih lanjut.
"Jadi sudah diklarifikasi kepada kami kemudian kita akan memperkuat hasil klarifikasi kemudian kita akan kaji semuanya itu."
"Jadi dari hasil klarifikasi yang sudah kami dapatkan ini, kita himpun semuanya sehingga nantinya betul-betul kita bisa sampaikan kepada pimpinan kita yang ada di pusat nantinya," tandas Agus. (Rizal/*)
Baca Juga: PSIS Semarang Lepas Pemain Seharga Rp4,35 M Ini ke Tiongkok, Panser Biru Ungkap Hal Tak Terduga
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar