Suara Denpasar - Murdana Yakuza, begitu seleb TikTok ini biasa dipanggil belakangan sedang viral di Bali.
Dia adalah mantan narapidana kasus perkelahian yang sudah tiga kali masuk penjara. Embel-embel nama Yakuza tak lepas dari tatto di dadanya yang mirip gangster Jepang. Meski bertitel mantan narapidana, namun semangat juang Murdana patut ditiru.
Single parents dengan tiga anak ini berusaha menjadi kepala keluarga yang bertanggung jawab untuk anak-anaknya.
Ya, salah satunya dengan bekerja sebagai konten kreator. Ada hal yang menarik dalam setiap postingan yang dibawakan oleh Murdana dan ini menarik banyak warganet.
Yakni, kejujurannya. "Dugem, sama cewek, saya posting di IG dan Tiktok," akunya dikutip denpasar.suara.com dari kanal Youtube @Jegbali, Jumat 15 September 2023.
Bukan hanya itu, kejujuran memang menjadi salah satu poin dalam langkah hidupnya. Dia mengaku, sejak kecil dari TK sampai SMA selalu mendapat rangking satu atau tiga besar di sekolahnya bilangan Klungkung.
Hanya saja, hidupnya berubah setelah dikhianati sang istri. Awalnya, dalam podcast tersebut dia sudah memperingati sang istri berikut pria idaman lain yang mengganggu rumah tangganya.
Bahkan, mereka sempat bersumpah di empat pura agar tidak mengulangi perselingkuhan tersebut. Tapi, itu ternyata hanya di mulut saja.
Hubungan sang istri dengan lelaki tersebut masih berlanjut hingga akhirnya terjadi duel antara dirinya dengan PIL sang istri di Lapangan Klungkung.
Baca Juga: Pertahanan Sulit Dibobol, RANS Nusantara Siapkan Serangan Bali Jebol Gawang Bali United
Selanjutnya perkelahian berlanjut dengan kakak dari PIL tersebut. Singkat cerita, baik kakak sang PIL maupun dirinya pun masuk penjara.
Uniknya, namanya jalan hidup. Di penjara, hubungan antara sang kakak PIL dan Murdana malah berjalan dengan baik.
"Begitulah saya, saya ingin selalu baik kepada setiap orang," terangnya. Jika mendapat kopi atau pun rokok, dirinya akan berikan ke sang kakak PIL-nya itu. Sebab, Murdana mengaku tidak merokok dan ngopi.
Setelah keluar dari penjara, pria yang mengaku tidak pernah kalah dalam metajen atau sabung ayam tersebut mulai mengenal minuman dan dugem.
Dia pun akhirnya berpikir bagaimana caranya untuk menghidupi keluarga. Akhirnya dipilihlah pekerjaan sebagai konten kreator.
Ternyata, di sini jalan hidup Murdana terbuka. Banyak endorse yang dia dapatkan. Hal ini tak lepas dari modal kejujuran maupun totalitas serta tanggung jawabnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Diskon Belanja Hingga 50 Persen di AZKO dari BRI, Cek Syaratnya
-
Mirip 98 Persen! Meterai Palsu Banjiri Marketplace, Cara Mudah Bedakannya Pakai Air Liur
-
Peringati HUT RI ke-81, Semen Gresik Dorong Insan Perusahaan Hadirkan Karya Terbaik bagi Negeri
-
Kenapa Kulit Melasma dan Flek Hitam Disarankan Pakai Tinted Sunscreen? Begini Kata Dokter
-
6 Shio Paling Beruntung Akhir Agustus 2026: Rezeki Nomplok hingga Asmara Membara
-
Tanggapan Istana soal Sorotan Netizen Terkait Gambar Prabowo di Atraksi Terjun Payung HUT RI
-
Proyek Danantara Development Management Fund Dipastikan Tak Pakai APBN
-
Pemadaman Karhutla di Habitat Harimau Pelalawan Terkendala Ketebalan Gambut
-
Bursa Kripto CFX Perkuat Komitmen Keberlanjutan Melalui Aksi Pelestarian Laut di Bali
-
Gatot Nurmantyo Wanti-wanti Prabowo! Ancaman Perang Kognitif Bisa Lumpuhkan Pemerintahan