Suara Denpasar - Panser Biru ungkap kekecewaannya usai PSIS Semarang melepas Wonderkid Seharga Rp1,30 Miliar ke Liga 2, hal itu buntut dari kekalahan Tim Laskar Mahesa Jenar atas Persis Solo.
Wonderkid milik PSIS Semarang Seharga Rp1,30 Miliar yang dilepas ke Liga 2 adalah Ridho Syuhada Putra.
Pemain berusia 19 tahun itu dilepas oleh PSIS Semarang dengan status pinjaman ke klub Liga 2, PSMS Medan selama satu musim.
Usai PSIS Semarang melepas Ridho Syuhada ke Liga 2, Panser Biru pun menyindir gaya permainan pemain Laskar Mahesa Jenar Seharga Rp3,48 Miliar, yakni Septian David Maulana.
Pergerakan Septian David Maulana dinilai oleh Panser Biru terlalu lambat, namun dirinya malah dimainkan sebagai Starter saat laga PSIS Semarang melawan Persis Solo.
"Aku kemarin kecewa Ridho Syuhada dipinjamkan, Septian David Maulana itu pergerakannya lambat malah dijadikan starting (kontra Persis Solo)," tulis akun @tom_ugr dikutip dari laman komentar postingan Instagram PSIS Semarang.
Melansir laman Transfermarkt, Septian David Maulana telah bermain sebanyak dua belas pertandingan bersama PSIS Semarang pada musim ini, dengan catatan dua gol dan dua assist.
Namun pemain berusia 27 tahun itu gagal membawa PSIS Semarang meraih poin saat menghadapi Persis Solo di Stadion Manahan.(*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan