Suara Denpasar - Reaksi mantan dokter tim PSIS Semarang jadi sorotan netizen usai kalah dari Persis Solo pada lanjutan kompetisi Liga 1.
Hal itu lantaran mantan dokter tim PSIS Semarang yakni dr Mufidah Rizqiyani Husna turut mengomentari kekalahan tim kebanggan Panser Biru dan Snex tersebut.
Dokter Mufidah yang pernah menangani tim PSIS Semarang pada musim 2022/2023 itu menyelipkan komentarnya pada unggahan hasil pertandingan Persis Solo vs PSIS Semarang pada Sabtu (16/9/2023).
Sama halnya dengan suporter PSIS Semarang lainnya, nampaknya dokter Mufidah juga kecewa atas hasil yang diraih Carlos Fortes dan kawan-kawan.
“Mumet aku” tulisnya di kolom komentar unggahan tersebut.
Komentar itupun menjadi sorotan netizen yang telah mendapatkan banyak like serta puluhan komentar suporter lainnya.
“Dokter ga boleh mumet nanti yang ngobatin pasien siapa klau dokternya mumet?” @sutickno_al_jufri.
“Kalah menang tetap semarang dok” lanjut @anak_e_pak_e22.
“Kok mumet ta” tulis @sntosoadikuncoro99.
“Minum Bodrex uk dokter” tulis @ivonpraditas dan masih banyak lagi komentar netizen lainnya.
Seperti diketahui, PSIS Semarang pada laga pekan ke-12 BRI Liga 1 kalah 0-2 atas Persis Solo pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Manahan.
Persis Solo unggul atas PSIS Semarang berkat gol Alexis Mesidoro pda menit ke-15 melalui tendangan penalti dan sundulan Ramadhan Sananta di menit ke-44.(*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan