Suara Denpasar - Anies Baswedan buka suara terkait ketakutan konglomerat yang ingin bantu dirinya kampanye.
Hal tersebut disampaikan oleh Bakal Calon Presiden (Bacapres) dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu di hadapan banyak orang.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyampaikan bahwa saat ini yang membantunya dalam pendanaan kampanye adalah pengusaha menengah.
"Banyak pengusaha-pengusaha yang mau membantu, dan buat catatan! Yang membantu ukuran yang menengah, yang besar-besar gak ada yang berani!," ungkapnya dilansir Suara Denpasar pada Rabu, (20/9/2023).
"Semua yang besar gak ada yang berani mendekati, semua yang besar-besar itu tidak ada yang mendekat!," lanjutnya.
Pernyataan Anies itu disampaikannya dalam salah satu acara penyampaian gagasan di Universitas Gajah Mada.
Acara itu dibawakan oleh presenter ternama, Najwa Shihab, sosok yang terkenal dengan program Mata Najwa.
Najwa kemudian bertanya kepada Anies terkait alasan konglomerat tidak mau membantu dirinya.
"Kenapa konglomerat tidak dekat Anies Baswedan?!," tanya Najwa.
Baca Juga: PKB ke NasDem, Gerindra Bali Perketat Komunikasi Koalisi Indonesia Maju
Anies kemudian menyampaikan bahwa seringkali konglomerat yang mendekat dan ingin membantunya justru dipersulit oleh negara.
Mereka dipersulit menggunakan alat negara, konglomerat-konglomerat itu langsung mendapatkan pemeriksaan setelah mendekat dengan Anies Baswedan.
"Takut! Takut karena kami mengalami, pengusaha-pengusaha yang berinteraksi bertemu, sesudah itu mereka akan mengalami pemeriksaan!," jawabnya.
Najwa Shihab kemudian mengkonfirmasi terkait maksud dari pernyataan Anies tersebut.
Najwa bertanya, apakah Anies bermaksud menyampaikan bahwa negara melalui alat-alatnya menyebabkan konglomerat takut mendekatinya.
"Supaya tidak suudzon saya mau minta klarifikasi, jadi yang anda katakan adalah anda menduga alat negara digunakan untuk mengintimidasi orang-orang yang ingin membantu pencalonan anda?," tanya Najwa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Bekasi Mencekam! SPBE di Mustikajaya Meledak Hebat, Warga Berhamburan Mengungsi
-
ASN Sumsel WFH Tiap Jumat, Enak atau Justru Jadi Ujian Disiplin?
-
Api Tak Pernah Padam di Kebun Hindoli: Sumur Minyak Ilegal di Lahan Sawit, Siapa yang Biarkan?
-
Modus Dukun Pengganda Uang, Pria di Kemang Bogor Cetak Rp620 Juta Uang Palsu Pakai Printer
-
Identitas Terlacak! Polisi Segera Tangkap Pembunuh Pria yang Terkubur 3 Meter di Cikeas
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Desa Pajambon Kuningan Bersinar Lewat Program Desa BRILiaN BRI, Berhasil Majukan Ekonomi Lokal
-
Detik-detik Perampokan Bersenjata di Indomaret Sekayu: Karyawan Ditodong, Brankas Dipaksa Dibuka