Suara Denpasar - Mengikuti Piala Asia 2023 adalah sebuah tantangan bagi Timnas Indonesia U-23 dan PSSI. Pasalnya, tidak semua pemain dapat mengikutinya karena harus ada ijin dari klub yang menaunginya.
Terutama bagi mereka yang tengah abroad atau berkarir ke luar negeri tentunya akan sulit mendapatkan izin dan restu dari klub jika ingin membela Indonesia.
Apalagi Piala Asia 2023 U-23 tidak masuk ke dalam agenda resmi yang dimiliki FIFA sehingga klub tidak mempunyai kewajiban perihal pemain yang mendapat panggilan dari negaranya.
Dilansir dari Semarang.suara.com pada Jumat (22/9/2023) ada beberapa pemain andalan Timnas Indonesia yang saat ini tengah melakukan abroad diantaranya:
Elkan Baggott yang saat ini bermain di Ipswich Town, Marselino Ferdinan, Ivar Jenner yang menaungi klub Jong Utrecht, Pratama Arhan yang menaungi klub Tokyo Verdy, dan Rafael Struick yang saat ini bermain di ADO Den Haag.
Erick Thohir, ketua PSSI dan pelatih Timnas Indonesia perlu memutar otak untuk mempersiapkan pemain cadangan jika nantinya para pemain tersebut tidak dapat dilepas oleh klubnya masing-masing.
"Pemain terbaik bisa (dipanggil ke Timnas Indonesia U-23), tapi masih pusing itu karena memang tidak masuk ke dalam kalender FIFA," ucap Erick Thohir dalam konferensi pers, dikutip dari Semarang.suara.com.
Erick Thohir wajib bergerak cepat mengenai para kepastian para pemain yang tengah berkarir di luar negeri dapat hadir dan bergabung pada skuad Piala Asia U-23 2024.
Jadwal Piala Asia U-23 berbenturan dengan EFL Championship (Liga 2 Inggris) 2023-2024 tentunya akan mempersulit Elkan Baggott dilepas oleh Ipswich Town untuk membela Timnas Indonesia U-23.
Sementara itu, Marselino Ferdinan yang kini tengah bermain di Liga 2 Belgia (Challenger Pro League) juga memiliki jadwal yang berbenturan dengan perhelatan Piala Asia U-23.
Selain itu, klub di Belanda yang tengah dibela oleh Ivar Jenner dan Rafael Struick juga memiliki jadwal yang sama dengan ajang Piala Asia U-23.
Tetapi untuk Pratama Arhan, kemungkinan sudah dapat dilepas oleh pihak klub karena telah memasuki masa pramusim terbaru untuk gelaran sepak bola di Jepang.(*/Rizal)
Berita Terkait
-
PSIS Semarang Kehilangan 3 Wonderkidnya Jelang Vs Barito Putera, Siapa Saja?
-
Blak-blakan Pernah Makan Babi! Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Kapok
-
Pernah Main di Swansea hingga Espanyol, Pemain Naturalisasi Rekan Alvaro Morata Ini Diyakini Bisa Bela Timnas Indonesia di Piala Asia
-
Bandingkan Permainan Shin Tae-yong dengan Indra Sjafri, Suporter Timnas Indonesia: Asli Vibesnya Beda
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Sampai Disorot DPR! Sahroni Desak Pria Cabuli Anjing di Penjaringan Diseret ke Meja Hijau
-
Rupiah Kembali Lesu, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.738
-
Kenaikan Pertamax Bisa Picu Penurunan Daya Beli Masyarakat Pekanbaru
-
Tayang 1 Juli di Netflix, Millie Bobby Brown Siap Kembali di Enola Holmes 3
-
BTN, Pemprov DKI Jakarta dan Kementerian UMKM Perkuat Strategi Beyond Mortgage
-
Ampoule dan Serum Apakah Sama? Ini Urutan Pakai yang Benar untuk Atasi Kulit Kusam
-
Motif Asmara Tak Direstui! Aksi Fortuner Putih Culik Lansia di PIK Terancam 12 Tahun Bui
-
Investor Ragu Komitmen Damai AS - Iran, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik
-
Prancis vs Senegal: Tuntasnya Dendam Kekalahan 24 Tahun yang Sempat Bikin FIFA Ubah Regulasi
-
Kinerja Positif, BTN Raih Laba Bersih Konsolidasi Rp1,85 Triliun per Mei 2026