Suara Denpasar - Pertandingan antara PSIS Semarang dan Barito Putera sebentar lagi digelar di Stadion Jatidiri pada Jumat (22/9/2023) hari ini namun kedua klub tersebut sama-sama terpaksa harus tampil tanpa skuad terbaik yang dimilikinya lantaran beberapa pemain penting tengah membela Timnas Indonesia di ajang Asian Games yang berlangsung di China.
Nama-nama pemain seperti Adi Satryo, Alfeandra Dewangga, dan Haykal Alhafiz masuk jajaran pemain yang tidak dapat membela PSIS Semarang kontra Barito Putera karena tengah mengikuti ajang Asian Games.
Sementara itu, terdengar juga nama Bagas Kaffa yang disebut-sebut absen di kubu Barito Putera lantaran tengah berada di China dan membela Timnas Indonesia.
"Hanya Bagas yang bakal absen, karena dia memperkuat Timnas Indonesia di ajang Asian Games China," kata pelatih Barito Putera, Rahmad Darmawan.
Meski tidak ada sosok Bagas Kaffa, terdapat rencana lain yang diusahakan untuk bisa menghadapi PSIS Semarang yang berlangsung di kandang Laskar Mahesa Jenar.
"Kondisi pemain semua sudah baik, termasuk Carli (De Murga) yang sempat kelelahan dan Ega Rizky juga sudah mulai berlatih," tambahnya kemudian.
Barito Putera dan PSIS Semarang dalam pertandingan kali ini tentunya mengincar hasil maksimal dengan meraih kemenangan. Apalagi kedua tim tersebut sempat mengalami kekalahan pada pekan sebelumnya.
PSIS Semarang ditekuk dan harus mengakui keunggulan Persis Solo. Sementara itu, Barito Putera kalah dari PSM Makassar.
PSIS Semarang tengah berada di posisi ke-6 dengan memperoleh hasil 18 poin dengan jumlah kemenangan mencapai 5 kali, tiga kali mendapatkan hasil imbang dan 4 kali harus menerima kekalahan.
Baca Juga: Sidang Dugaan Korupsi Mantan Kajari Buleleng di Bali, Direktur CV Aneka Ilmu Ditahan di Kerobokan
Sedangkan Barito Putera memperoleh kemenangan sebanyak 6 kali di sepanjang musim ini, sempat mendapatkan imbang sebanyak 2 kali dan menerima kekalahan sekitar 4 kali kalah dari tim lawan.
Untuk saat ini Barito Putera harus rela turun tangga menuju posisi ke-4 klasemen sementara di BRI Liga 1 2023/24 dengan meraih angka 20 poin.(*/Rizal)
Berita Terkait
-
Jatuh Cinta dengan PSIS Semarang, Ini 2 Alasan yang Buat Adi Satryo Rela Jadi Warga Semarang, Cuan Makin Mengalir?
-
Pernah Main di Swansea hingga Espanyol, Pemain Naturalisasi Rekan Alvaro Morata Ini Diyakini Bisa Bela Timnas Indonesia di Piala Asia
-
Usai Menekuk PSIS Semarang, Persis Solo Tak Ingin Jumawa Hadapi Rans Nusantara FC
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Perjalanan Karier Pemain Maluku Daijiro Chirino hingga Membela Klub Cristiano Ronaldo
-
8 Golongan Penerima Zakat Mal, Tidak Hanya Fakir Miskin
-
Mudik ke Maluku, Pemain Keturunan Ini Dibuat Geleng-geleng Lihat Indahnya Kampung Halaman
-
Minta Mobil Dinas Rp8,5 M, Intip Harta Kekayaan Gubernur Kaltim Rudy Masud dan Istri
-
Apakah CPNS Dapat THR Lebaran 2026? Begini Aturan Resminya
-
Indosat HiFi Air Resmi Hadir, Internet Rumah Tanpa Kabel Bisa Dibawa Mudik dan Langsung Aktif
-
Lolos Saja Belum Pasti, Pelatih Malaysia Sudah Pasang Target Juara Piala Asia 2027
-
Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada
-
7 Olahraga yang Cocok Dilakukan saat Puasa agar Tetap Bugar
-
Solidaritas Mokel Berjamaah, Mengapa Jadi Tren?