Suara Denpasar- Media Malaysia menyoroti aksi brutal yang dilakukan oleh mantan Bek Timnas Indonesia Marckho Sandy yang kini bermain untuk RANS Nusantara FC.
Aksi brutal Marckho Sandy ini terjadi saat klubnya Rans Nusantara FC melawan Persis Solo.
Aksi pemain ini dilakukan saat Marckho Sandy mencoba merebut bola dari bek Persis Solo, Faqih Maulana.
"Pemain pertahanan Indonesia, Marckho Sandy menimbulkan kemarahan pendukung setelah didapati memijak pemain lawan," demikian artikel yang diterbitkan oleh media Malaysia Makan Bola dikutip pada Sabtu (23/9).
Media Malaysia ini menyoroti kemungkinan aksi brutal si pemain ini bukan hanya kena hukuman larangan satu kali laga akibat kartu merah yang diterima.
Namun kemungkinan besar si pemain akan terkena hukuman tambahan.
"Tindakan Marckho bakal menyusahkan RANS untuk beberapa laga selanjutnya. Walaupun secara otomatis kena hukuman satu laga, dia berpotensi dikenakan hukuman lebih keras oleh Komite Disiplin PSSI," imbuh pernyataan tersebut.
Tindakan Marckho Sandy ini juga mendapatkan kecaman keras di media sosial.
Sebagai pemain senior, dia dianggap tidak memberikan contoh yang baik kepada pemain muda. ***
Baca Juga: Kaesang Pangarep Resmi Masuk PSI, Giring Ganesa Serahkan KTA Langsung di Solo
Berita Terkait
-
Eks CEO PSS Sleman Sebut Ada Tim yang Lupa Diri setelah Sukses, Senggol Klub Milik Raffi Ahmad?
-
Usai Ditekuk Persis Solo, Pemain Rans Nusantara FC Seharga Rp3,4 M Disebut Merugikan Tim
-
Niat Terselubung Suporter Persis Solo kepada Pemain Seharga Rp5,21 Miliar Asal Jepang Usai Taklukan RANS Nusantara FC
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA