SUARA DENPASAR – Tim Nasional atau Timnas Indonesia sebagai salah satu wakil ASEAN disebut-sebut tidak ada harapan bermain pada pertandingan sepak bola di Asian Games selanjutnya.
Timnas Indonesia menjadi sorotan dalam pertandingan sepak bola Asian Games. Lantaran mereka adalah salah satu Tim yang menjadi wakil Asia Tenggara atau ASEAN yang harus menelan kekecewaan akibat kalah telah oleh Uzbekistan.
Rupanya tak hanya Timnas Indonesia, beberapa negara-negara ASEAN yang berpartisipasi dalam ajang sepak bola di Asian Games tersebut harus menelan kekecewaan, karena gagal mengalahkan lawan.
Dinilai bahwa ASEAN mencetak performa terburuk di cabang sepak bola Asian Games sejak 29 tahun terakhir. Pasalnya, tidak ada wakil ASEAN di perempatfinal sepak bola putra dalam ajang Asian Games tersebut. Bahkan hal itu juga tidak Didapatkan oleh Timnas Indonesia.
Selain Timnas Indonesia U-24, ada juga Timnas Thailand U-24, Timnas Vietnam U-24, dan Timnas Myanmar U-24.
Adapun Tim yang pertama kali harus menelan kekecewaan akibat tersingkir dari Asian Games adalah Timnas Vietnam U-24, mereka kalah di fase grup.
Kondisi tersebut juga membuat pendukung sepak bola Vietnam merasa kecewa dan sangat menyayangkan hal itu terjadi.
Meskipun demikian, tiga negara ASEAN lainnya tak gentar untuk menghadapi lawan-lawannya dalam setiap pertandingan di Asian Games walaupun tetap mimpi mereka harus terkubur untuk dapat melenggang di perempatfinal.
Seperti halnya Timnas Indonesia, mereka pun optimis bisa menampilkan permainan terbaik. Bahkan mereka mengakui telah melakukan serangkaian Persiapan salah satunya dengan latihan intensif.
Baca Juga: 3 Pemain Laskar Sambernyawa Absen dalam Pertandingan Persija Jakarta vs Persis Solo
Hal itu membuat Timnas Indonesia lolos ke-16 besar Asian Games 2023 bersama Timnas Myanmar U-24 dan Thailand U-24. Akan tetapi, mereka tidak berlanjut.
Seperti diketahui bahwa Timnas Indonesia harus mengakui kekuatan Uzbekistan dengan perolehan 0-2, Thailand kalah 0-2 terhadap Iran, bahkan Myanmar kalah telah oleh Jepang dengan perolehan 0-7.
Dikutip dari berbagai sumber, selama 29 tahun terakhir tidak ada wakil ASEAN di perempatfinal cabang olahraga sepak bola putra Asian Games. Hal ini dinilai harus menjadi perhatian penting bagi para pemain sepak bola beserta para pelatih di ASEAN.
Kenyataan tersebut membuat Masyarakat terbawa pada kenangan prestasi bersejarah sepak bola beberapa negara ASEAN di Asian Games beberapa tahun silam yang didominasi oleh Thailand, di antaranya sebagai berikut.
Tahun 1998 Thailand lolos ke semifinal
Tahun 2002 Thailand lolos semifinal
Tahun 2006 Thailand lolos perempatfinal
Tahun 2010 Thailand lolos perempatfinal
Tahun 2014 Thailand lolos semifinal
Tahun 2018 Vietnam lolos semifinal
Namun hal ini dinilai bukan sebagai akhir dari perjuangan para Timnas sepak bola di ASEAN, mereka disebut-sebut masih memiliki kesempatan luas untuk menyabet prestasi pada sejumlah pertandingan lainnya. Meskipun demikian, harapan untuk bertahan di setiap pertandingan Asian Games dinilai masih menjadi harapan. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Lini Depan Timnas Indonesia U-24 Tetap Tumpul Meski Ada Ramadhan Sananta, Warganet Kecewa Berat: Sia-sia
-
Pemain Timnas Indonesia U-24 Diminta Lihat Tayangan Ulang Permainan Mereka: Biar Tahu Mainnya Jelek
-
Asli Keturunan Jawa, Winger Eropa Rp60 Miliar Kode Pakai Bendera Merah Putih, Sosok Naturalisasi Idaman Shin Tae yong di Timnas Indonesia
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif