Suara Denpasar - Baru-baru ini, wonderkid Timnas Indonesia, Pratama Arhan menjadi sorotan setelah diejek "miskin" oleh seorang teman di media sosial. Ucapan tersebut mengundang perhatian publik dan membuat banyak orang ingin tahu sebenarnya seberapa kaya Arhan dan dari mana asal kekayaannya.
Hal ini dimulai saat seorang teman dari mantan kekasihnya Marshella Aprilia, yang bernama Valdi mencemooh Arhan dalam sebuah siaran langsung di media sosial. Ujaran tersebut mempertanyakan siapa sebenarnya Pratama Arhan dan menandai dirinya dengan kata "miskin."
Kejadian ini menjadi perbincangan di media sosial dan menimbulkan kontroversi. Terlebih lagi, Valdi, teman Marshella yang mengeluarkan ucapan tersebut, tampaknya menyindir Arhan karena ia membela Marshella, yang sebelumnya ditinggal nikah oleh bek kiri Timnas Indonesia tersebut.
Namun, sebagai seorang profesional dan pemain sepak bola berbakat, Pratama Arhan tidak terpengaruh oleh ejekan tersebut. Ia tetap fokus pada karirnya dan membuktikan bahwa kemampuannya di lapangan sepak bola tak bisa dianggap sebelah mata.
Untuk memahami kekayaan Pratama Arhan, kita perlu melihat sumber-sumber pendapatannya yang signifikan dikutip dari bolatimes.com.
1. Gaji sebagai Pemain Sepak Bola Profesional
Pratama Arhan adalah seorang pemain sepak bola profesional yang bermain untuk klub Tokyo Verdy di Jepang. Sebagai seorang atlet dengan kualitas tinggi, ia mendapatkan gaji yang substansial dari klubnya. Kabarnya, Arhan menerima bayaran sekitar Rp500-600 juta per tahunnya atau sekitar Rp41 juta per bulannya.
2. Pendapatan dari Endorsement
Ketika seorang pemain memiliki ketenaran seperti Pratama Arhan, banyak perusahaan akan mendekatinya untuk menjadi bintang iklan produk mereka. Arhan juga menjadi brand ambassador untuk merek olahraga terkenal, Mizuno. Endorsement ini tidak hanya memberinya pengakuan lebih lanjut, tetapi juga menghasilkan pendapatan yang signifikan.
3. Pendapatan dari Media Sosial
Pratama Arhan memiliki basis penggemar yang kuat di media sosial, terutama di Instagram, di mana ia memiliki lebih dari 6 juta pengikut. Keterlibatannya di platform ini juga menghasilkan pendapatan tambahan melalui kolaborasi dengan merek-merek atau endorsement produk.
4. Uang Saku dan Bonus dari Timnas Indonesia
Sebagai anggota Timnas Indonesia, Pratama Arhan menerima uang saku dan bonus selama membela tim nasional di berbagai kompetisi internasional. Bonus ini dapat meningkat secara signifikan jika Timnas Indonesia meraih prestasi tertentu, seperti medali emas di SEA Games.
Jadi, meskipun diejek sebagai "miskin" dalam sebuah kontroversi media sosial, Pratama Arhan memiliki sumber pendapatan yang kuat dari karir sepak bolanya dan aktivitas di luar lapangan hijau. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pertamax Naik, Ongkos Travel Sumsel Ikut Merangkak: Rute Palembang hingga Rp280 Ribu
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Harumkan Nama Bangsa, Pelatih Vokal Marvel Marlon Sabet Penghargaan di Malaysia
-
Piala Dunia 2026, Timnas Qatar dan Kelayakan Semu The Maroon Tampil di Putaran Final Gelaran
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Gejayan Dikepung Massa, Tuntut Penurunan Harga BBM Hingga Tolak MBG dan UU TNI/Polri
-
Saatnya Bersuara: Menghentikan Eksploitasi Hutan Sebelum Terlambat bagi Orangutan
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Kasus BPK Sumsel: Mengapa KPK Belum Tetapkan Kabid BPK Sebagai Tersangka?