Suara Denpasar - Ketika membahas kriteria kiper yang diinginkan oleh pelatih Shin Tae Yong untuk Timnas Indonesia, tidak dapat dipungkiri bahwa ada beberapa standar yang harus dipenuhi oleh para calon kiper.
Yoo Jae Hoon, pelatih kiper Timnas Indonesia, memberikan wawasan yang berharga tentang apa yang diinginkan oleh Shin Tae Yong dalam pemilihan kiper.
Salah satu kriteria yang sangat diutamakan oleh Shin Tae Yong adalah tinggi badan. Menurut Yoo Jae Hoo ukuran minimalnya 180 cm.
"Minimal harus di atas 180 (cm),” kata Yoo Jae Hoon dikutip dari kanal YouTube Sport77 Official (5/10/2023).
Tinggi badan yang memadai menjadi penting dalam peran kiper, terutama dalam menghadapi situasi yang melibatkan penguasaan bola udara, seperti corners atau crossing. Tinggi badan yang memadai memberikan kiper keunggulan dalam menyelamatkan gawang dari tendangan atau sundulan pemain lawan.
Selain tinggi badan, kriteria lain yang sangat diutamakan oleh Shin Tae Yong adalah keahlian dalam permainan kaki.
Yoo Jae Hoo menjelaskan, "Harus pintar yang passing-passing. Skill kakinya harus punya kualitas."
Ini menekankan pentingnya keterampilan kaki dalam permainan kiper. Pelatih Shin Tae Yong lebih suka permainan yang melibatkan build-up, bukan hanya mengandalkan tendangan panjang dari kiper. Ini sesuai dengan tren sepak bola modern di mana kiper juga ikut aktif dalam membangun serangan timnya.
“Soalnya coach Shin (Tae Yong) kan suka build up, bukan long ball dari belakang,” ungkapnya.
Baca Juga: Rans Nusantara FC Lakukan Persiapan Penuh Demi Hadapi PSIS Semarang
Yoo Jae Hoon juga menekankan pentingnya latihan kaki bagi kiper.
"Banyak pesan dari coach Shin (Tae Yong) bahwa kiper harus banyak latihan kaki," lanjutnya.
Ini menunjukkan betapa pentingnya peran kiper dalam memulai serangan timnya. Build-up tidak menjadi tanggung jawab pemain belakang, tetapi menjadi tugas kiper untuk memulai serangan dengan akurasi dan kualitas.
Menurut Yoo Jae Hoo, dalam sepak bola modern, kiper bukan hanya penjaga gawang, tetapi juga pemain lapangan yang ikut berperan dalam proses permainan tim.(*/Rizal)
Berita Terkait
-
Pelatih Kiper Timnas Indonesia Buka-bukaan, Naturalisasi Emil Audero dan Cyrus Margono Tidak Terlalu Dibutuhkan?
-
Terpantau Sudah Sembuh, Wonderkid Timnas Indonesia Seharga 5,21 Miliar yang Bela Klub Belgia Siap Main
-
Persija Lepas Rizky Ridho dan Witan Sulaeman ke Skuad Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
3 Pemain Baru Timnas Indonesia untuk Menggantikan Jordi Amat dan Yance Sayuri, Satu Wajah Anyar Asal Sleman
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Pemeriksaan Perdana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
BUMN Nggak Bebas Lagi, Tak Bisa Asal Garap Proyek Hilirisasi
-
Just Like Mona Lisa Rilis PV Perdana, Chika Anzai Isi Suara Karakter Utama
-
Hanya di Bulan Agustus! Servis Motor Yamaha Pakai QRIS BRImo Langsung Dapat Cashback
-
Drama Tanah Wakaf Pandegiling Memanas, Proyek Dihentikan Paksa
-
Review Drama Mouse, Pembalasan Dendam yang Menguak Sisi Kelam Manusia
-
Jelang Kick Off Singapura vs Timnas Indonesia, John Herdman Ultimatum Rizky Ridho Cs
-
Youtuber Bigmo Dipanggil Polisi Senin Depan, Buntut Promosi Vape Libatkan Anak
-
Momen Bahlil Akhirnya Ketemu Sosok Pencipta Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng
-
Bukan Lagi Estetika, Kini Pembangunan Properti Bergeser ke Arah Keberlanjutan