Suara Denpasar – Sikap berbeda ditunjukkan Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll soal pemanggilan Rizky Ridho Ramadhani dan Witan Sulaeman untuk bergabung dengan Timnas Indonesia.
Thomas Doll mengizinkan Rizky Ridho dan Witan Sulaeman gabung ke Timnas Indonesia dengan syarat keduanya harus menyelesaikan dulu tugas mereka bersama Persija.
Seperti diketahui Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong memanggil Rizy Ridho dan Witan Sulaeman ke dalam 25 pemain yang dipersiapkan untuk laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Brunei Darussalam pada tanggal 12 dan 17 Oktober 2023.
Kemungkinan besar keduanya akan bergabung dengan skuad Timnas Indonesia selepas laga Persija Jakarta vs PS Barito Putera yang dihelat pada Sabtu (7/10/2023) lusa.
Hal itu dipastikan oleh Thomas Doll bahwa ia akan melepas pemain andalannya itu selepas laga melawan PS Barito Putera.
“Ya, setelah lawan Barito (Putera) bisa pergi dan untuk mereka berdua bagus. Siapa sih yang tidak mau dipanggil Timnas,” ujar juru taktik asal Jerman itu dilansir Suara Denpasar dari laman Suara.com, Kamis (5/10/2023).
“Mereka masih muda dan penuh energi, tidak ada salahnya mereka main di pekan depan,” sambung Thomas Doll.
Tentu sikap yang ditunjukkan Thomas Doll berbeda dibandingkan sebelumnya saat merespons pemanggilan pemain Persija untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Apalagi ia juga sempat terlibat friksi dengan Shin Tae-yong soal pemanggilan pemain ke timnas. Thomas Doll juga sempat tidak mengizinkan Rizky Ridho bergabung dengan skuad Timnas Indonesia U-23 pada ajang Piala AFF U-23 2023 Agustus 2023 lalu. (*/Rizal)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan
-
Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel
-
Volume Kendaraan Arus Balik Membeludak, GT Purwomartani Kini Dibuka Hingga Pukul 20.00 WIB
-
Gagal Angkat Trofi Piala Liga Inggris, Mimpi Arsenal Juara Premier League Juga Terancam Hancur
-
Kepa Arrizabalaga Biang Kerok Kekalahan Arsenal dari Manchester City
-
Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran
-
Sebelum Diduga Habisi Nyawa Cucu Mpok Nori, eks Suami Ancam Bunuh Diri Pakai Pisau Gegara Ogah Pisah
-
Usai Beli Saham Capcom, Arab Saudi Bakal Caplok Moonton Rp102 Triliun
-
Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?
-
Novel When My Name Was Keoko, Perjuangan Identitas di Bawah Penjajahan Jepang